Pria Culik Bayi Kekasih Gegara Nikah Ditolak: Mau Aku Tanam di Dalam Tanah

Agung Sandy Lesmana

Senin, 21 September 2020 | 12:41 WIB
Pria Culik Bayi Kekasih Gegara Nikah Ditolak: Mau Aku Tanam di Dalam Tanah
Ilustrasi bayi. (Pixabay)

Suara.com - Seorang anak berusia dua bulan di Kota Jambi diduga telah diculik oleh seorang pria berinisial BA.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (18/9/2020) lalu di Jalan Barau-barau, RT 24 Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Intan Ayu (20), ibu dari anak yang diculik tersebut mengatakan, selama ini pelaku tinggal di rumahnya. Namun ia sendiri berada di luar kota.

"Selama ini pelaku tinggal di rumah saya, waktu saya lagi di luar kota. Yang mengurus anak saya neneknya," ujar Intan seperti dikutip Suara.com dari Metrojambi.com, Senin (21/9/2020).

Menurut Intan, Kamis (17/9/2020) lalu ia pulang ke Jambi namun tidak langsung ke rumah. Ini lantaran si pelaku masih berada di rumahnya.

Intan menduga anaknya diculik karena ia menolak ajakan pelaku untuk menikah. Pengakuan Intan, ia menolak ajakan menikah karena pelaku penipu.

"Dia (pelaku) itu ngajak nikah, tapi aku tolak karena dia itu penipu. Itu mungkin motifnya nyulik anak aku," kata Intan.

Lebih lanjut Intan mengatakan, paska kejadian ia sempat berkomunikasi dengan pelaku. Dalam pesan itu, BA mengancam akan membunuh bayi kekasihnya. 

"Terakhir aku chatan dengan dia. Dia bilang makasi ya debaynyo (bayi) bisa dijadikan duit. Kalau tidak aku tanam dalam tanah," ungkap Intan.

baca juga

Intan mengaku kejadian ini telah dilaporkan ke Polda Jambi. Intan berharap anaknya bisa segera ditemukan.

"Aku sudah melapor ke Polda. Semoga anak aku biso kembali," tandasnya.

Curi Akte Bayi

Sementara itu, Leni, orang tua Intan saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah dua bulan tinggal dengan dirinya. Leni juga mengatakan jika Intan menolak ajakan pelaku untuk menikah.

"Dia (pelaku) sudah dua bulanan lah tinggal di sini. Tiduk di kamar. Intan itu nolak dinikahi dia, jadi dia bawa cucu aku. Sekarang ntah di mana dia," kata Leni.

Ditambahkan Leni, pelaku diduga membawa kabur cucunya pada dini hari, saat ia terlelap tidur.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Pasutri Afghanistan Tuding Tentara AS Culik Bayi Mereka

Geger! Pasutri Afghanistan Tuding Tentara AS Culik Bayi Mereka

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:25 WIB

Fakta Baru Pasutri Culik Bayi Tetangga di Tambora, Motifnya Bukan Dijual Tapi Mau Diangkat jadi Anak

Fakta Baru Pasutri Culik Bayi Tetangga di Tambora, Motifnya Bukan Dijual Tapi Mau Diangkat jadi Anak

News | Senin, 18 Juli 2022 | 20:09 WIB

Terkini

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

×