Seorang Ibu di Amerika Serikat Tewas Ditembak Dua Perampok di Depan Anaknya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 22 September 2020 | 16:20 WIB
Seorang Ibu di Amerika Serikat Tewas Ditembak Dua Perampok di Depan Anaknya
Ilustrasi penembakan pistol (Unsplash/Max keinen)

Suara.com - Seorang ibu meninggal dunia di depan anaknya yang baru berusia 6 tahun setelah ditembak oleh dua orang perampok bersenjata.

Menyadur NDT News, Selasa (22/9/2020) Jonathan Hochstetler, warga Indianapolis, sedang dalam perjalanan pulang pada malam hari dan ban truknya meledak hingga menyebabkan kerusakan pada lampu.

Jonathan kemudian menelepon istrinya untuk membawakannya ban serep, ia menyanggupi dan membawa serta putra mereka yang berusia 6 tahun, Brandon, pergi ke ayah mereka.

Samuel, ayah korban membeberkan kronologi kejadian kepada Fox59 berdasarkan keterangan anaknya saat insiden perampokan tersebut.

Saat Jonathan menggantikan, istrinya yang bernama Wilma, memperhatikan dua orang di dekatnya dan memberi tahu suaminya.

"Dia membuka pintu penumpang truk dan meletakkan senjatanya di sana," kata Samuel tentang pria bersenjata itu.

"Jonathan berkata, 'Whoa, apa yang terjadi?' kemudian dia datang dari depan dan orang lain datang dari belakang dan mereka menarik senjata mereka dan merampoknya." jelas Samuel.

Samuel Hochstetler menambahkan bahwa saat para perampok mulai berjalan pergi dan langsung menembak Jonathan dan istrinya.

"Tiba-tiba, mereka berbalik dan menembak. Istrinya langsung hancur. Dia langsung tahu dia sudah mati," menurut laporan itu.

baca juga

Jonathan dan istrinya ditembak di depan anak laki-laki mereka. Anak itu langsung menelepon 911 dan menyerahkan telepon kepada ayahnya.

Johnathan Hochstetler menjalani dua operasi dan dipasang selang makanan, ayahnya mengatakan kepada Fox59.

Ayahnya berkata bahwa Jonathan tidak menyimpan dendam apapun kepada mereka yang menembak istrinya dan melukainya.

Jonathan berkata bahwa ia memiliki kedamaian, saya nyaman, saya didukung, kata Samuel. Dia bilang aku tidak marah pada orang-orang itu.

"Putra saya telah berulang kali berterima kasih kepada Bapa surgawinya bahwa dia tidak lumpuh. Saya memaafkan dua pembunuh itu. Balas dendam hanya menghasilkan lebih banyak kekerasan. Keinginan hati saya bagi mereka adalah mereka akan bertobat dan tersungkur di hadapan Tuhan Yesus dan berseru memohon belas kasihan demi jiwa mereka sendiri." jelas Samuel.

Samuel juga menyatakan bahwa kedua tersangka adalah orang Afro-Amerika, seperti dikutip dari WTHR. Penggalangan dana melalui GoFundMe disiapkan untuk keluarga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perangi Kebakaran Hutan, Kota Oregon Rekrut Pasukan Kambing

Perangi Kebakaran Hutan, Kota Oregon Rekrut Pasukan Kambing

News | Selasa, 22 September 2020 | 13:13 WIB

Sejarah Baru Jokowi Hadir dan Pidato di SU PBB, Diminta Tegaskan Papua NKRI

Sejarah Baru Jokowi Hadir dan Pidato di SU PBB, Diminta Tegaskan Papua NKRI

News | Senin, 21 September 2020 | 16:18 WIB

Pasien Tambah Banyak, Amerika Serikat Terus Tingkatkan Jumlah Tes Covid-19

Pasien Tambah Banyak, Amerika Serikat Terus Tingkatkan Jumlah Tes Covid-19

Health | Senin, 21 September 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×