Fahri Hamzah: Kabinet Ini Dibentuk untuk Pesta, Bukan Menghadapi Krisis

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 23 September 2020 | 09:32 WIB
Fahri Hamzah: Kabinet Ini Dibentuk untuk Pesta, Bukan Menghadapi Krisis
Fahri Hamzah. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Politisi Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah tidak ingin Pilkada 2020 ditunda karena pandemi. Ketimbang menunda Pilkada, ia ingin agar kabinet kementerian Presiden Joko Widodo tidak main-main dalam menangani pandemi.

Fahri mengungkapkan, selain krisis kesehatan dan ekonomi, ada krisis lain yang mengintai dan tak kalah mengkhawatirkan.

"Pertama saya mengkhawatirkan krisis bukan cuma krisis kesehatan dan sekarang krisis ekonomi, saya juga mencemaskan krisis legitimasi di kekuasaan baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah," ujar Fahri dalam tayangan Indonesia Lawyers Club TV One, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, legitimasi kekuasaan adalah hal mendasar yang bisa menopang penanganan krisis kesehatan dan ekonomi.

"Pemimpin kita yang legitimate itu bisa mengajak kita untuk hidup miskin bareng. Makan dari hutan, kita kembali ke nature. Tapi sekali kita kehilangan basis legitimasi itu berbahaya sekali," kata Fahri.

Legitimasi kekuasaan ini, lanjut Fahri,sebagai bentuk peringatan kepada kabinet pemerintahan usat yang menurutnya masih belum menyadari adanya krisis.

"Ini yang saya ingatkan pada pemerintah pusat, kabinet ini dibentuk bukan untuk menghadapi krisis. Kabinet ini dibentuk untuk pesta. Tidak sadar bahwa di depan matanya ada krisis besar," tukas Fahri.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu lantas menyarankan agar Presiden Jokowi membangun kabinet perang untuk mengatasi krisis akibat pandemi.

"Itu sebabnya Pak Jokowi sekarang harus memimpin war cabinet, kabinet perang. Dia harus mengumumkan bahwa ini situasi spesial, kita sedang menghadapi masalah-masalah yang tidak pernah kita hadapi baik sebagai bangsa maupun sebagai umat manusia," saran Fahri.

baca juga

Selain kabinet perang, Fahri menjelaskan, pemerintah juga seharusnya tidak hanya fokus pada protokol Covid-19 yang telah diberlakukan, namun juga protokol menghadapi krisis bagi pemerintah.

"Nah ini yang saya tidak lihat, mohon maaf saja misalnya cara nanganin Covid dari Gugus Tugas menjadi Satgas, lalu kemudian memberikan kewenangan kepada Pak Luhut. Itu sebenarnya menjelaskan bahwa ini tidak ada rencana, tidak ada sesuatu yang solid atau ada sesuatu yang salah dari awal," kritik Fahri.

Fahri juga menyoroti cara penanganan krisis yang masih belum memuaskan lantaran belum terbentuknya kesadaran dasar.

"Sekarang Menteri Keuangan mengumumkan kita sudah masuk resesi. Yang dibutuhkan itu bukan hanya ide-ide sektoral tapi kesadaran dasar bahwa kita semua ini sedang dalam bencana besar. Jangankan kita berkontribusi untuk kemanusiaan, menyelesaikan maslah kita sendiri aja kita enggak sanggup," sindir Fahri.

Lebih lanjut, ia kemudian tak ingin kondisi krisis tersebut menghalangi pelaksanaan Pilkada yang rencananya akan digelar Desember 2020 nanti.

"Apabila 270 daerah ini legitimasinya hilang, chaos (kekacauan) akan terjadi di daerah. Plt (Pelaksana tugas)tidak bisa menangani krisis," tutur Fahri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Pilkada, Rocky:  Biar Tidak Ada Orang yang Jadi Tukang Martabak Lagi

Soroti Pilkada, Rocky: Biar Tidak Ada Orang yang Jadi Tukang Martabak Lagi

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:47 WIB

Media Asing Sebut Menkes Terawan Bertanggung Jawab atas Krisis Covid-19

Media Asing Sebut Menkes Terawan Bertanggung Jawab atas Krisis Covid-19

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:48 WIB

Disentil soal Dukungan pada Gibran, Fahri Hamzah: Semua Orang Bisa Berubah

Disentil soal Dukungan pada Gibran, Fahri Hamzah: Semua Orang Bisa Berubah

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:49 WIB

Pasha Ungu Gagal Ikut Pilkada, Istri: Alhamdulillah

Pasha Ungu Gagal Ikut Pilkada, Istri: Alhamdulillah

Entertainment | Rabu, 23 September 2020 | 08:21 WIB

Selamatkan Nyawa Masyarakat, Pengusaha Logistik Minta Pilkada Ditunda

Selamatkan Nyawa Masyarakat, Pengusaha Logistik Minta Pilkada Ditunda

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 08:01 WIB

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Pengamat: e-Voting Bisa Jadi Solusi

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Pengamat: e-Voting Bisa Jadi Solusi

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×