Trump Desak PBB Minta Tanggung Jawab China Atas Wabah Corona

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 12:42 WIB
Trump Desak PBB Minta Tanggung Jawab China Atas Wabah Corona
Donald Trump pertama kali terlihat mengenakan masker di depan publik.[Twitter/@parscale]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meminta pertanggungjawaban China atas tindakannya terkait dengan wabah virus corona jenis baru atau dikenal dengan COVID-19.

Hal tersebut diungkapkan Donald Trump dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (22/9) waktu setempat.

Presiden AS Donald Trump menggunakan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa itu untuk menyerang penanganan China terhadap pandemi virus corona

Sebaliknya, Presiden China Xi Jinping dalam pidato virtual yang direkam sebelumnya kepada Majelis Umum, menyerukan peningkatan kerja sama atas pandemi dan menekankan bahwa China tidak berniat memerangi negara lain.

Para pemimpin dua negara ekonomi terbesar di dunia itu mengutarakan visi mereka yang saling bersaing ketika hubungan telah jatuh ke level terburuk dalam beberapa dekade dengan latar belakang pandemi COVID-19 yang memperburuk sengketa perdagangan dan teknologi.

Trump, yang kembali maju dalam Pemilu AS November mendatang, memfokuskan pidatonya untuk menyerang China.

Trump menuduh Beijing mengizinkan orang meninggalkan China pada tahap awal wabah untuk menginfeksi dunia sambil menutup perjalanan domestik.

"Kita harus meminta pertanggungjawaban China yang melepaskan wabah ini ke dunia," katanya dalam sambutan yang direkam Senin di Gedung Putih dan disampaikan dari jarak jauh ke Majelis Umum karena pandemi.

"Pemerintah China, dan Organisasi Kesehatan Dunia yang secara virtual dikendalikan oleh China “salah menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia,” katanya.

"Belakangan, mereka dengan keliru mengatakan orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit ... PBB harus meminta pertanggungjawaban China atas tindakan mereka."

Presiden Donald Trump berjanji untuk mendistribusikan vaksin dan berkata: "Kami akan mengalahkan virus, dan kami akan mengakhiri pandemi."

Sementara itu, Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengatakan China "dengan tegas menolak tuduhan tak berdasar terhadap China."

"Dunia berada di persimpangan jalan. Saat ini, dunia membutuhkan lebih banyak solidaritas dan kerja sama, tetapi bukan konfrontasi," katanya.

Dalam pidatonya, yang tampaknya merupakan teguran implisit kepada Trump, Xi menyerukan tanggapan global terhadap virus corona dan memberikan peran utama kepada Organisasi Kesehatan Dunia.

Menghadapi virus, kita harus meningkatkan solidaritas dan melalui ini bersama-sama, "katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritisi Pidato Jokowi di PBB, Andi: Kalau Kita Sedang Susah, Jelaskan Saja

Kritisi Pidato Jokowi di PBB, Andi: Kalau Kita Sedang Susah, Jelaskan Saja

News | Rabu, 23 September 2020 | 12:33 WIB

Presiden Jokowi Berpidato Dalam Sidang Umum PBB

Presiden Jokowi Berpidato Dalam Sidang Umum PBB

Foto | Rabu, 23 September 2020 | 11:58 WIB

Ini yang Ditakutkan Rocky Gerung soal Pidato Perdana Jokowi di Sidang PBB

Ini yang Ditakutkan Rocky Gerung soal Pidato Perdana Jokowi di Sidang PBB

News | Rabu, 23 September 2020 | 11:28 WIB

Pidato Jokowi di PBB Dipuji Fantastis: RI Kian Diperhitungkan di Mata Dunia

Pidato Jokowi di PBB Dipuji Fantastis: RI Kian Diperhitungkan di Mata Dunia

News | Rabu, 23 September 2020 | 10:38 WIB

Orasi Rasis di Gedung Sate Tuai Kecaman, Pelaku: Saya Emosi Tak Terkendali

Orasi Rasis di Gedung Sate Tuai Kecaman, Pelaku: Saya Emosi Tak Terkendali

News | Rabu, 23 September 2020 | 10:22 WIB

China Tuding Trump 'Sebar Virus' di Sidang PBB

China Tuding Trump 'Sebar Virus' di Sidang PBB

News | Rabu, 23 September 2020 | 11:53 WIB

Ini Tiga Pemikiran Penting Jokowi Saat Berpidato di Sidang Umum PBB

Ini Tiga Pemikiran Penting Jokowi Saat Berpidato di Sidang Umum PBB

News | Rabu, 23 September 2020 | 08:16 WIB

Terkini

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:20 WIB

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:58 WIB

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB