Kecam Pelaku Perusakan Musala, Ferdinand Hutahaean: Saya Ragu Dia Kafir

Dany Garjito, Hernawan

Rabu, 30 September 2020 | 12:16 WIB
Kecam Pelaku Perusakan Musala, Ferdinand Hutahaean: Saya Ragu Dia Kafir
Musala dirusak di Tangerang (Ist)

Suara.com - Publik tengah digegerkan oleh kasus perusakan Musala Darussalam di Kelurahanan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kejadian tersebut sontak mengundang reaksi sejumlah pihak. Salah satunya dari Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Lewat akun Twitter pribadi miliknya, Ferdinand mengecam sekaligus mengutuk pelaku perusakan musala tersebut.

Menurutnya, pelaku yang telah mencorat-coret tembok musala dan sejumlah Alquran itu harus dihukum seberat-beratnya.

"Saya mengecam dan mengutuk pelaku siapa pun dia harus dihukum seberat-beratnya," ujarnya seperti dikutip Suara.com.

Cuitan Ferdinand Hutahaean Kecam Pelaku Perusakan Musala di Tangerang (Twitter/@ferdinandhaean3).
Cuitan Ferdinand Hutahaean Kecam Pelaku Perusakan Musala di Tangerang (Twitter/@ferdinandhaean3).

Lebih lanjut lagi, Politisi Partai Demokrat ini mengaku ragu jika pelakunya adalah kafir. Sebab, ada sejumlah kejanggalan yang ia temukan.

Menurut Ferdinand tulisan 'saya kafir' tidak mungkin dibuat oleh orang non muslim. Pasalnya, mereka tak suka apabila disebut kafir.

"Tulisan saya kafir. Non muslim tak mungkin dan tak suka sebut dirinya kafir," jelasnya.

Sementara alasan kedua adalah adanya tulisan 'tidak ridho'. Ferdinand mengatakan bahwa orang-orang kafir tidak menggunakan kata tersebut.

"Tulisan tidak ridho, kafir tak gunakan kata Ridho," ungkap Ferdinand.

Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean menyertakan video viral yang merekam kondisi musala usai dirusak oleh orang. Video tersebut telah beredar luas di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun, musala tersebut dicoret dengan tulisan "anti islam", "anti agama", dan "saya kafir". Bahkan, dalam video juga tampak adanya Alquran yang disobek.

Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (29/9/2020) sekira pukul 15.30 WIB oleh seorang jamaah musala bernama Rifki Hermawan.

Ia mengaku memasuki musala dengan tujuan untuk menunaikan ibadah Salat Ashar. Namun, Rifki lantas terkejut sebab kondisi tembok sudah dipenuhi dengan berbagai coretan.

Polisi Tangkap Pencoret "Saya Kafir" Musala Darussalam Tangerang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satrio Coret Musala "Saya Kafir" di Tangerang Masih Remaja, Merasa Benar

Satrio Coret Musala "Saya Kafir" di Tangerang Masih Remaja, Merasa Benar

Jakarta | Rabu, 30 September 2020 | 07:59 WIB

Hai Pencari Kerja, Ini Jadwal Lengkap Job Fair Virtual Pemkot Tangerang

Hai Pencari Kerja, Ini Jadwal Lengkap Job Fair Virtual Pemkot Tangerang

Banten | Rabu, 30 September 2020 | 07:56 WIB

Rusak Musala: Kafir Tak Berani Lakukan Ini Kecuali Sinting, Nekat Mau Mati

Rusak Musala: Kafir Tak Berani Lakukan Ini Kecuali Sinting, Nekat Mau Mati

News | Rabu, 30 September 2020 | 07:46 WIB

Terkini

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:08 WIB

Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG

Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:03 WIB

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:56 WIB

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:41 WIB

KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa

KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:29 WIB

Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?

Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:25 WIB