Tak Terima Pasien Covid-19 Dijemput, Petugas Medis Dilempari Tinja

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:56 WIB
Tak Terima Pasien Covid-19 Dijemput, Petugas Medis Dilempari Tinja
Petugas Covid-19 dilempari kotoran oleh keluarga pasien (ist)

Suara.com - Petugas kesehatan covid-19 dilempari tinja atau kotoran oleh keluarga pasien yang menolak dirawat di rumah sakit. Padahal, pasien tersebut telah dinyatakan positif Covid-19.

Insiden pelemparan kotoran kepada petugas kesehatan tersebut terjadi di Rusun Bandarejo, Surabaya, Jawa Timur.

"Kejadiannya tanggal 29 September," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Kamis (1/10/2020).

Kejadian berawal saat Pemkot Surabaya menggelar tes swab di Rusun Bandarejo pada 23 September 2020.

Setelah dilakukan pemeriksaan, hasil yang keluar pada 28 September menunjukkan seorang warga rusun berinisial X positif Covid-19.

Pasien memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Namun pihak keluarga menolak saat petugas kesehatan datang menjemput.

"X ternyata ada komorbidnya, sehingga harus dibawa ke rumah sakit rujukan," imbuhnya.

Pihak Satgas Covid-19 bersama pihak kecamatan mendatangi kediaman pasien dan melakukan mediasi. Mediasi berjalan alot karena pihak keluarga bersikeras tak menginginkan X dibawa ke rumah sakit.

Saat petugas kesehatan hendak membawa X menuju ambulans, anggota keluarga pasien justru melempari petugas kesehatan memakai kotoran hingga mengotori hazmat yang dikenakannya.

baca juga

"(Keluarga) tetap tidak terima, terus gitu (lempar kotoran) ke baju hazmat petugas," terangnya.

Petugas kesehatan yang mendapatkan perlakuan tak mengenakan itu tak sedikit pun melawan.

Usai keluarga melampiaskan kekesalannya, keluarga menjalani tes usap atau swab. Sementara X tetap dibawa ke rumah sakit guna diberi perawatan lebih intensif.

Febri berharap insiden serupa tak terjadi kembali di kemudian hari. Sebab, petugas medis juga berusaha membantu masyarakat memerangi infeksi Covid-19.

"Ini untuk kebaikan bersama agar bisa memutus mata rantai. Ini penyakit bukan aib," paparnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Pasien Covid-19 di Bantul yang Meninggal Tanpa Ada Komorbid

Fakta Pasien Covid-19 di Bantul yang Meninggal Tanpa Ada Komorbid

Jogja | Rabu, 30 September 2020 | 13:26 WIB

Istana Puji Risma Bisa Punya Data Detail Warga: Bagus dan Patut Dicontoh

Istana Puji Risma Bisa Punya Data Detail Warga: Bagus dan Patut Dicontoh

News | Selasa, 29 September 2020 | 23:20 WIB

Acara KAMI Ditolak di Surabaya, Din Syamsuddin: Masih Ada Kelompok Radikal

Acara KAMI Ditolak di Surabaya, Din Syamsuddin: Masih Ada Kelompok Radikal

News | Selasa, 29 September 2020 | 17:04 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×