Koar-koar Budayakan Baca Omnibus Law, Orang Ini Malah Blunder Bikin Kesal

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 06 Oktober 2020 | 09:14 WIB
Koar-koar Budayakan Baca Omnibus Law, Orang Ini Malah Blunder Bikin Kesal
Cuitan pengguna Twitter soal budayakan membaca RUU Cipta Kerja. (Twitter/@ArditErwandha)

Suara.com - Seorang pengguna Twitter menjadi bulan-bulanan warganet lantaran ia meminta para pemrotes Omnibus Law RUU Cipta Kerja untuk lebih banyak membaca lagi UU tersebut.

Namun ajakan untuk membaca lebih dalam RUU Cipta Kerja itu justru menimbulkan blunder bagi pengguna Twitter tersebut.

Pasalnya, ketika ditelusuri lebih lanjut, pengguna Twitter itu mengaku belum membaca naskah RUU yang kini telah disahkan menjadi UU Cipta Kerja tersebut.

Momen blunder pengguna Twitter itu diabadikan oleh akun komika Ardit Erwandha lewat tangkapan layar percakapan antara seorang pengguna Twitter dengan penulis Zarry Hendrik.

Mulanya, Zarry bertanya kepada khalayak mengenai Omnibus Law yang sedang marak diperbincangkan.

"Jadi Omnibus Law itu maksudnya gimana si gess?" tanya Zarry.

Seorang pengguna Twitter itu kemudian membalas pertanyaan Zarry dengan panjang lebar.

"Heboh banget sama yang baru disahkan. Kok gue ngerasanya memang orang kita itu enggak mau kerja maunya dapat duit dan enaknya aja. Coba dibaca dulu lah jangan mau di-flaming," jawab dia.

Menyimak jawaban pengguna Twitter itu, Zarry lantas menanyakan sikap si penjawab.

baca juga

"Jadi lu pro RUU ini? Wah paraah," kata Zarry.

Si pengguna Twitter itu lantas menekankan ajakan untuk membudayakan membaca, termasuk membaca UU yang baru disahkan.

"#budayakan membaca memang Bang Zar udah baca UU-nya yang baru disahkan?" dia balik bertanya.

Zarry pun mengaku bahwa dirinya awam mengenai UU Cipta Kerja yang baru disahkan itu. Ia lantas meminta si pengguna Twitter menjelaskan isi UU tersebut.

"Posisikan gue awam. Coba jelasin apa untungnya buat kita," pinta Zarry.

Di luar dugaan, si pengguna Twitter itu justru menorehkan jawaban yang berbanding terbalik dengan pernyataan-pernyataan dia sebelumnya.

"Saya belum baca kan bang. Tapi yang beredar terlihat flamingnya. Bahkan jelas-jelas ada yang berbeda dengan apa yang saya baca. Makanya ayo coba dibaca dulu ya bang. Dan namanya dunia kerja itu ada pemberi kerja dan ada pekerjanya dan ditambah lagi investor yang perlu kita pikirkan," tulis dia.

Cuitan pengguna Twitter soal budayakan membaca RUU Cipta Kerja. (Twitter/@ArditErwandha)
Cuitan pengguna Twitter soal budayakan membaca RUU Cipta Kerja. (Twitter/@ArditErwandha)

Sontak jawaban itu membuat warganet yang menyimaknya terhenyak. Mereka menganggap jawaban dari si pengguna Twitter itu menunjukkan blunder atau keliru dan kontradiktif dari pendapat awalnya.

"Jadi kau ini sudah baca apa belum?" tanya @Alam****.

"Minta orang buat budayakan membaca tapi dia sendiri belum baca, tapi kemudian bilangnya 'ada yang berbeda dengan apa yang saya baca'. Ini dia nge-twit sambil nge-fly apa gimana sih?" komentar @snow******.

"Lah gimana sih? Sana nyuruh sini baca tapi sendirinya belum baca. Hadeh enggak habis pikir saya," tulis @uma*******.

Tak jarang pula warganet yang menyoroti istilah 'flaming' yang dipakai oleh pengguna Twitter tersebut karena dianggap tak relevan dengan pembahasan yang dimaksud.

"Flaming diulang-ulang, emang asli ngetiknya cadel apa gimana?" tanya @afadi*****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Pasal Kontroversial dalam UU Cipta Kerja

6 Pasal Kontroversial dalam UU Cipta Kerja

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:33 WIB

5 Kerugian UU Cipta Kerja untuk Karyawan, Banyak Duit Disunat

5 Kerugian UU Cipta Kerja untuk Karyawan, Banyak Duit Disunat

Batam | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:25 WIB

Warganet Serukan Blokir Twitter dan IG DPR RI karena UU Cipta Kerja Sah

Warganet Serukan Blokir Twitter dan IG DPR RI karena UU Cipta Kerja Sah

Batam | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:15 WIB

Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, 2 Juta Buruh Mogok Nasional 3 Hari

Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, 2 Juta Buruh Mogok Nasional 3 Hari

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:11 WIB

Minta Maaf Soal RUU Cipta Kerja, AHY: Dipaksakan dan Bahaya

Minta Maaf Soal RUU Cipta Kerja, AHY: Dipaksakan dan Bahaya

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Cuplikan Video Sidang DPR Viral, Fiersa Besari: Rakyat Tidak Diwakili Dewan

Cuplikan Video Sidang DPR Viral, Fiersa Besari: Rakyat Tidak Diwakili Dewan

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 08:13 WIB

Terkini

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 16:49 WIB

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:48 WIB

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

×