Lagi, Kelompok Anti-Muslim Denmark Gelar Aksi Bakar Alquran

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:34 WIB
Lagi, Kelompok Anti-Muslim Denmark Gelar Aksi Bakar Alquran
Ilustrasi pembakaran Al-Qur'an. (Istimewa).

Suara.com - Kelompok anti-Muslim Denmark, partai Stram Kurs, menggelar aksi membakar Al-Qur'an di kota Fredericia, yang sebagian besar dihuni imigran Turki dan Muslim.

Menyadur Tasmin News, Selasa (6/10/2020), aksi bakar kitab suci umat Islam itu dipimpin oleh ketua partai Stram Kurs, rasmus Paludan pada Jumat (2/10/2020).

Penghinaan terhadap Al-Qur'an itu menimbulkan banyak kecaman. Sekelompok penduduk setempat amat marah dang mengutuk aktivitas Stram Kurs.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan seorang pria ditahan polisi setelah melanggar batas halaman yang disediakan untuk aksi provokatif itu.

Protes pada awalnya diharapkan berlangsung di taman lokal, kelompok itu justru berdiri di sebuah halaman tertutup di supermarket lokal di bawah pengawasan beberapa petugas polisi.

Anggota Stram Kurs melemparkan dan membakar beberapa salinan Alquran, bersikeras bahwa aksi itu diperlukan untuk mengirim pesan politik.

"Apa yang kami lakukan hari ini adalah, kami mengatakan kebenaran tentang Islam karena banyak orang di Denmark tidak tahu tentang apa Islam itu," kata Pauldan.

"Jadi kami ingin menjelaskan tentang apa Islam itu dan bahwa nilai-nilai dan penilaian Islam itu sangat, sangat bertentangan dengan nilai-nilai Denmark dan Eropa Barat."

Partai sayap kanan, yang didirikan pada tahun 2017, telah berulang kali melakukan aksi serupa di Denmark, serta di negara-negara tetangga.

Paludan sendiri telah dilarang memasuki Swedia selama dua tahun setelah dia mengumumkan acara pembakaran Alquran. Namun para pendukungnya melanjutkan aksi tersebut tanpa pemimpin mereka.

Aksi tersebut memicu reaksi yang kemarahan komunitas Muslim Malmo, yang mengakibatkan protes besar.

Protes itu bahkan berubah menjadi kerusuhan langsung dengan barikade yang api yang menyala-nyala di jalan-jalan.

Aksi bakar Al-Qur'an itu tak hanya dikecam umat Muslim, naun juga ditentang sepuluh pendeta Kristen terkemuka di negara Skandinavia, termasuk Uskup Agung Gereja Protestan Swedia Antje Jackele.

Uskup agung, bersama dengan para pemimpin gereja lainnya, dengan tegas memisahkan dirinya dari aksi pelanggaran yang disengaja terhadap iman seseorang.

Sebagaimana melansir laman Anadolu, Senin (14/9/2020), kelompok itu mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh kelompok rasis sayap kanan Denmark, adalah "barbar".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Orang di PTIQ Positif Corona, Kadinkes Belum Tahun Kronologinya

Ratusan Orang di PTIQ Positif Corona, Kadinkes Belum Tahun Kronologinya

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 18:33 WIB

Klaster Besar, 200 Mahasiwa Perguruan Tinggi Al Quran Jakarta Positif COVID

Klaster Besar, 200 Mahasiwa Perguruan Tinggi Al Quran Jakarta Positif COVID

Jakarta | Senin, 05 Oktober 2020 | 12:39 WIB

Cerita Satrio yang Corat-coret Musala, Sempat Tonjok Tembok dan Sosok Alda

Cerita Satrio yang Corat-coret Musala, Sempat Tonjok Tembok dan Sosok Alda

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:35 WIB

Masjid se-Tangsel Siaga 1, Dijaga Ketat Usai Penyerangan Musala Saya Kafir

Masjid se-Tangsel Siaga 1, Dijaga Ketat Usai Penyerangan Musala Saya Kafir

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:57 WIB

Polisi Didesak Usut Dugaan Rencana Provokasi Besar di Balik Aksi Saya Kafir

Polisi Didesak Usut Dugaan Rencana Provokasi Besar di Balik Aksi Saya Kafir

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB