Klaim Aksi Tolak UU Cipta Kerja Disponsori, Airlangga Disebut Sebar Hoaks

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:03 WIB
Klaim Aksi Tolak UU Cipta Kerja Disponsori, Airlangga Disebut Sebar Hoaks
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Aktivis HAM Alghiffari Aqsa menyebut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga hartarto menyebar kabar bohong alias hoaks tentang ada pihak yang mensponsori aksi rakyat menolah Undang-Undang Cipta Kerja.

Menurutnya, UU Cipta Kerja merugikan masyarakat dari berbagai kalangan, baik buruh, petani, mahasiswa, dan lainnya.

Karena itulah, aksi-aksi rakyat menentang UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI hari Senin (5/10) awal pekan ini adalah aksi genuine atau murni.

Karenanya, mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta itu justru balik menegaskan, Airlangga harus membuktikan klaim itu kalau tak mau disebut hoaks.

"Menteri Airlangga menyebarkan hoaks agar masyarakat tidak aksi. Aksi sangat genuine dan atas inisiatif berbagai elemen masyarakat. Jika disponsori tidak mungkin sebesar sekarang," kata kata Alghiffari Aqsa kepada Suara.com, Kamis (8/10/2020).

Alghiffari mengakui, massa aksi penolak UU Cipta Kerja mendapatkan barang-barang bantuan terutama masker dan hand sanitizer.

Alat-alat kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 disumbang oleh masyarakat sendiri.

"Karena simpati dan solidaritas, bukan mensponsori aksi," tegas Alghiffari.

Menurut Alghiffari, klaim sang menteri sama saja artinya Airlangga menghina sejumlah tokoh yang menyatakan menentang UU Cipta Kerja.

baca juga

Apalagi, kata dia, demonstrasi pada masa pandemi corona ini disebabkan oleh banyaknya persoalan dalam proses pembuatan UU Cipta Kerja oleh pemerintah dan DPR.

"Airlangga menghina ratusan akademisi, pemuka agama, dan jutaan penandatangan petisi yang menolak omnibus law. Menghina warga yang aksi seakan mereka tidak independen," tegas Alghiffari.

Sebaliknya, Alghiffari meminta seharusnya Airlangga membuka siapa yang mensponsori RUU Cipta Kerja menjadi UU, yang dibahas secara kebut dan diam-diam.

"Baiknya Airlangga buka siapa saja yang mensponsori UU Cipta Kerja sehingga dikebut dan mengubah Indonesia menjadi negara neoliberal yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD," kata dia Alghiffari.

Sebelumnya, Airlangga menyebut, banyaknya gerakan aksi demo yang menentang disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja karena disponsori seseorang.

Tudingan tersebut dikatakan Airlangga karena pemerintah sangat jengkel dengan aksi demo di tengah pandemi virus corona tersebut.

"Sebetulnya pemerintah tahu siapa behind (di belakang) demo itu. Jadi kita tahu siapa yang menggerakkan. Kita tahu siapa sponsornya, kita tahu siapa yang membiayainya," kata Airlangga dalam acara sebuah televisi.

Secara yakin Airlangga mengklaim bahwa UU ini sudah sangat didukung oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk kalangan buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrok di Patung Kuda, Massa Aksi Berlarian ke Arah Balai Kota DKI Jakarta

Bentrok di Patung Kuda, Massa Aksi Berlarian ke Arah Balai Kota DKI Jakarta

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:51 WIB

Sebuah Bangunan Terbakar dekat Lokasi Demo Tolak UU Ciptaker di DPRD DIY

Sebuah Bangunan Terbakar dekat Lokasi Demo Tolak UU Ciptaker di DPRD DIY

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:46 WIB

Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Video | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:55 WIB

Ketua DPRD Tuban Temui Pendemo dan Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

Ketua DPRD Tuban Temui Pendemo dan Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:38 WIB

Pendemo UU Ciptaker & Ketua DPRD Tangsel Bersitegang di Atas Mobil Komando

Pendemo UU Ciptaker & Ketua DPRD Tangsel Bersitegang di Atas Mobil Komando

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:25 WIB

Berkerumun di Depan Gedung Grahadi, Sembilan Anak SMK Diamankan Polisi

Berkerumun di Depan Gedung Grahadi, Sembilan Anak SMK Diamankan Polisi

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:16 WIB

Geruduk DPRD Tangsel, Massa Sebut Pengesahan UU Cipta Kerja Dibantu Jin

Geruduk DPRD Tangsel, Massa Sebut Pengesahan UU Cipta Kerja Dibantu Jin

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:10 WIB

Tumpangi Motor hingga Truk, Ratusan Mahasiswa Pamulang Bergerak ke Istana

Tumpangi Motor hingga Truk, Ratusan Mahasiswa Pamulang Bergerak ke Istana

Video | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

×