Astronot Inggris Sebut Lockdown Lebih Membuat Setres daripada Luar Angkasa

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 08:11 WIB
Astronot Inggris Sebut Lockdown Lebih Membuat Setres daripada Luar Angkasa
Ilustrasi astronot di Bulan. [NASA]

Suara.com - Seorang astronot Inggris mengatakan jika lockdown saat pandemi Covid-19 lebih membuat stres daripada saat ia di luar angkasa.

"Saya sebenarnya berpikir kehidupan selama lockdow di rumah lebih membuat stres daripada berada di stasiun luar angkasa," kata Tim Peake, salah satu Inggris sambil tertawa, disadur dari Daily Mirror, Sabtu (9/10/2020).

"Kami memiliki dua anak laki-laki dari kelompok usia yang berbeda, melakukan hal-hal yang berbeda, dan Anda harus selalu berada di atas semua itu." sambungnya.

Mayor Tim atau lebih nyaman dipanggil Tim, begitu dia senang dipanggil, tentu saja bercanda tentang pendapatnya tersebut.

Tim Peake tahun ini bisa menghabiskan waktu di rumahnya di dekat Guildford, Surrey namun dengan kondisi yang berbeda karena pandemi Covid-19.

Tim yang berusia 48 tahun menikmati hari-harinya dengan Rebecca, sang istri yang bekerja sebagai tentara (47), dan putranya Oliver (12)dan Thomas (8).

Pada 15 Desember 2015, Tim meluncur ke Soyuz Capsule di Kazakhstan, astronot Inggris pertama yang pergi ke ISS bersama Badan Antariksa Eropa.

Tim mengenang saat dia benar-benar akan tersesat di luar angkasa. Sebuah kesalahan berarti komandan Rusia, Yuri Malenchenko, harus secara manual memandu Soyuz ke teluk dok ISS, dengan hanya pandangan terbatas melalui periskop.

Sedikit saja bisa menyebabkan kerusakan mematikan pada ISS atau membuat mereka jatuh ke jurang hitam.

"Itu adalah perasaan yang tidak bisa digambarkan. Dia berjuang tapi kami tidak bisa membantu," kenang Tim. "Kami dapat mendengar banyak pembicaraan dari Pengendali Misi Moskow. Tapi itu semua ada padanya." jelasnya.

Tim Peake menjadi orang Inggris pertama yang berjalan di luar angkasa dan berkesempatan untuk melayang di luar angkasa, hanya diamankan dengan sebuah tambatan. "Saya menaruh banyak kepercayaan pada tali itu," tukasnya.

"Tapi itu dunia lain. Anda sedang melihat pemandangan bumi yang luar biasa ini. Dan Anda hanya mengambang di sana tanpa apa pun kecuali pelindung antara Anda dan ... semuanya. Ini sangat sulit dipercaya." jelas Tim.

Bahkan lebih sulit dipercaya ketika Tim memberi tahu saya satu-satunya ketakutannya. "Yang lucu adalah saya sedikit takut ketinggian," katanya.

Pada cuti panjang dari Badan Antariksa Eropa dan telah kembali ke Inggris dari Jerman, Tim menghabiskan waktu bersama keluarganya.

Namun dia memiliki harapan besar untuk penerbangan berikutnya, karena NASA akan kembali ke bulan pada tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Cadangan Alisson Becker, Liverpool Beli Kiper 17 Tahun dari Brasil

Cari Cadangan Alisson Becker, Liverpool Beli Kiper 17 Tahun dari Brasil

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 11:32 WIB

Inggris vs Wales, Southgate: Gol Calvert-Lewin Sangat Bagus

Inggris vs Wales, Southgate: Gol Calvert-Lewin Sangat Bagus

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB