Jansen Sitindaon: UU Cipta Kerja Membuat Orang Lupa Covid-19

Senin, 12 Oktober 2020 | 08:13 WIB
Jansen Sitindaon: UU Cipta Kerja Membuat Orang Lupa Covid-19
Buruh nyalakan boom smoke dalam aksi demo menolak RUU Cipta Kerja di DPR, Selasa (25/8/2020). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyebut pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja membuat banyak orang lupa dengan bahaya Covid-19.

Wakil Sekjen Partai Demokrat itu mengajak publik untuk mengawal UU Cipta Kerja sambil menjaga kesehatan agar tak terhindar Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp.

"Benar-benar Ciptaker telah membuat orang lupa Covid-19," kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Senin (12/10/2020).

Jansen mengaku, saat ia membuat cuitan tentang Covid-19 hanya mendapatkan sedikit respons.

Jansen PD ajak publik kawal UU Ciptaker sambil fokus Covid-19 (Twitter/jansen_jsp)
Jansen PD ajak publik kawal UU Ciptaker sambil fokus Covid-19 (Twitter/jansen_jsp)

Sementara, saat ia membuat cuitan tentang UU Omnibus Law maka respons yang diterima sangat tinggi.

"Aku cuit soal Covid-19 responsnya minim dibanding Ciptaker," tuturnya.

Ia mengingatkan kepada publik untuk tetap waspada karena bahaya Covid-19 masih mengintai.

Jansen mengajak publik untuk terus mengawal UU Cipta Kerja sambil tetap fokus Covid-19.

Baca Juga: Viral Polisi Ganteng di Demo UU Cipta Kerja, Ternyata Cakep dari Orok

"Mengingatkan saja: ayo teman-teman sambil bahas Ciptaker tetap fokus Covid-19. Ciptaker penting tapi juga harus terus waspada Covid-19. Jangan abai," ungkapnya.

Sebagai informasi, ada tujuh partai politik di parlemen yang menyetujui pengesahan UU Cipta Kerja. Mereka adalah Partai Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP dan PAN.

Sementara itu, hanya ada dua partai politik yang menolak RUU kontroversial tersebut. Dua partai tersebut adalah Partai Demokrat dan PKS.

Pengesahan UU Cipta Kerja menuai kemarahan masyarakat luas. Usai disahkan pada Senin (5/10/2020) sore, ribuan buruh di berbagai daerah langsung melakukan aksi unjuk rasa pada keesokan harinya.

Mereka meminta DPR RI dan pemerintah membatalkan pengesahan UU tersebut karena dinilai merugikan masyarakat.

Tak hanya para buruh, mahasiswa, pelajar STM hingga kaum transpuan juga ikut menyuarakan aksi penolakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI