Andi Arief Desak Mahfud MD Klarifikasi Tuduhan Dalang Unjuk Rasa

Rifan Aditya , Hernawan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:09 WIB
Andi Arief Desak Mahfud MD Klarifikasi Tuduhan Dalang Unjuk Rasa
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief angkat bicara soal kabar adanya tuduhan yang dilayangkan kepada Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, beserta jajaran Partai Demokrat lainnya.

Menurut Andi Arief, sejumlah pihak harus mengklarifikasi tuduhan tersebut. Pasalnya tuduhan itu disebutnya hanya fitnah belaka. Ia menyatakan bahwa Partai Demokrat bukan aktor di balik demo besar UU Cipta Kerja.

Andi Arief mendesak agar Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Luhut, dan BIN untuk segera buka suara terkait kabar tuduhan ini. Sebab apabila dibiarkan, ketegangan politik akan terus berkepanjangan.

"Kalau sampai tidak ada klarifikasi dari Pak Mahfud MD, Pak Airlangga, Pak Luhut, dan BIN atas tuduhan bahwa Pak SBY, AHY, dan demokrat yang difitnah di belakang demo besar ini, maka tidak ada jaminan ketegangan politik akan mereda," kata Andi Arief lewat jejaring Twitter pribadinya, Selasa (13/10/2020).

Kicauan Andi Arief Sebut Pihak Dibalik Tuduhan Demokrat Tunggangi Aksi (Twitter/AndiArief_).
Kicauan Andi Arief Sebut Pihak Dibalik Tuduhan Demokrat Tunggangi Aksi (Twitter/AndiArief_).

Kicauan Andi Arief ditanggapi langsung oleh Mahfud MD lewat akun Twitter miliknya, Rabu (14/10/2020) pagi.

Menkopolhukam ini bertanya kepada Andi Arief klarifikasi apa yang diminta. Sebab pihaknya mengaku tidak pernah menuduh Petinggi Partai Demokrat yang membiayai aksi menolak UU Cipta Kerja belakangan ini.

"Klarifikasi macam apa yang diminta Mas Andi Arief? Tak seorang pun diantara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sebagai dalang atau membiayai Unjuk Rasa," ujarnya seperti dikutip Suara.com.

Lebih lanjut lagi, Mahfud MD justru menuntut balik Andi Arief atas kabar tuduhan ini.

Mahfud MD meminta Andi Arif memberi klarifikasi tentang kapan Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Luhut, dan BIN mengatakan bahwa Partai Demokrat membiayai unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja.

baca juga

Menurutnya, tuduhan tersebut hanya berasal dari media sosial yang sumbernya tidak bisa dipercaya.

"Sebaliknya, tolong diklarifikasi kapan kami bilang begitu. Kalau ada nanti kami selesaikan. Itu kan hanya di medsos yang tidak jelas," imbuh Mahfud MD.

Cikeas Dituduh Danai Peristiwa 8 Oktober, Demokrat Berang

Usai menolak pengesahan UU Cipta Kerja, Partai Demokrat menyikapi berbagai desas-desus yang dianggap merugikan nama baik mereka. Di antara informasi miring yang berhembus di media sosial, Partai Demokrat dan Cikeas dituduh mendanai peristiwa 8 Oktober 2020 yang berakhir dengan perusakan fasilitas umum di sejumlah daerah.

"Pernyataan aksi dan gerakan besar penolakan UU Ciptaker 8 Oktober 2020 diinisiasi dan didanai oleh Partai Demokrat atau Cikeas adalah pernyataan fitnah dan hoax serta tidak berdasar. Pernyataan tersebut juga melecehkan kaum buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lain yang turun ke jalan, yang murni menyuarakan penolakan UU Ciptaker," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Ossy Dermawan dalam pernyataan tertulis.

Dalam pernyataan tertulis tertanggal 9 Oktober yang diterima Suara.com, Sabtu (10/10/2020), disebutkan pula nama salah satu akun media sosial yang disebut Ossy sebagai akun buzzer.

Partai Demokrat tidak akan tinggal diam. Mereka akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut terus dilancarkan.

Partai Demokrat merupakan salah satu partai di DPR yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU pada rapat paripurna yang berlangsung Senin (5/10/2020) -- satu lagi partai yang menolak adalah PKS, sementara  tujuh partai mendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Habib Bahar bin Smith Terlengkap

Profil Habib Bahar bin Smith Terlengkap

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:47 WIB

Begini Tanggapan LAM Riau Soal Gelombang Demo Tolak UU Cipta Kerja

Begini Tanggapan LAM Riau Soal Gelombang Demo Tolak UU Cipta Kerja

Riau | Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:46 WIB

Patut Ditiru, Mahasiswa dan Polisi Sama-sama Pungut Sampah Usai Demo

Patut Ditiru, Mahasiswa dan Polisi Sama-sama Pungut Sampah Usai Demo

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:36 WIB

Terkini

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, IndonesiaMalaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×