7 Menit Eric Ganti Nomor HP, Tabungan Rp 420 Juta Malah Ludes

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:55 WIB
7 Menit Eric Ganti Nomor HP, Tabungan Rp 420 Juta Malah Ludes
Ilustrasi kejahatan siber [Shutterstock].

Suara.com - Seorang dokter gigi bernama Eric menceritakan kejahatan pembobolan rekening yang menimpanya gegara mengganti nomor handphone.

Tak tanggung-tanggung, ia mengalami kerugian hingga Rp 420 juta yang lenyap dari tabungannya.

Menyadur informasi dari The Asian Parent Indonesia -- jaringan Suara.com, peristiwa itu bermula ketika Eric mendapat panggilan dari sejumlah nomor ponsel berbeda yang tak dikenalnya.

Orang-orang di balik nomor ponsel itu menghubunginya secara misterius dan meminta kode aktivasi yang diakses melalui SMS. Tak jarang telepon itu disertai pula dengan ancaman.

Seorang penelepon yang mengaku sebagai customer service bank meneleponnya pada Mei 2016. Ia mengatakan bahwa Eric telah terdaftar pada layanan bank yang menawarkan harga komoditas, valuta asing dan saham. Layanan itu akan membebankan biaya secara otomatis melalui debit rekeningnya.

Ketika mengonfirmasinya ke pihak bank, Eric begitu terkejut ketika ternyata layanan tersebut tidak dimiliki oleh bank yang ia gunakan.

Tak lama kemudian, Eric menerima SMS kode aktivasi. Kode tersebut masuk berkali-kali selama beberapa hari. Padahal, Eric tidak sedang melakukan transaksi atau aktivasi layanan apapun.

Seorang penelepon menghubunginya agar Eric membacakan kode tersebut. Namun Eric menolak.

"Dia bilang, kalau tidak mau dafatar layanan, tolong dikasih kode aktivasi untuk menonaktifkan layanan. Saya tidak mau sebutkan kode apapun," kata Eric.

baca juga

Eric lantas mendatangi kantor layanan operator seluler yang ada di Jalan Kayoon, Surabaya, untuk menonaktifkan nomor ponselnya.

"Tujuh menit kemudian, ternyata nomor saya sudah aktif lagi. Dari informasi di kantor itu, nomor saya dikloning di G****** Kelapa Gading, Jakarta. Padahal, nomor sudah saya tutup," papar Eric.

Beberapa hari kemudian, Eric dikejutkan dengan saldo rekeningnya yang tiba-tiba berkurang drastis.

Sebelumnya, ia memiliki saldo sebesar Rp 400 juta, setelah diperiksa lagi, ia menemukan uangnya mengalir ke lima rekening berbeda sebanyak delapan kali dengan total Rp 399,5 juta.

Eric menyadari bahwa mutasi rekening itu terjadi usai dirinya mengajukan penutupan nomor handphone ke pihak operator.

Kuasa Hukum Eric, Nizar Fikri menyayangkan sistem keamanan bank yang digunakan oleh kliennya. Ia menilai pihak bank tidak dapat melindungi nasabahnya sehingga data nasabah bisa diakses oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Eric lantas melaporkan peristiwa itu ke Siber Polda Jawa Timur.

Ia juga menggugat bank dan operator seluler yang digunakannya. Selain itu,  dokter gigi ini juga menyerahkan kasus tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indoensia.

Nizar melaporkan kasus kliennya dengan dugaan pelanggaran UU No 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana atau UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasus ini kemudian masih bergulir di persidangan. Namun sempat tertunda karena pihak bank dan provider yang menjadi pihak tergugat.

Sementara itu CEO & Chief Forensic Indonesia (DFI) Ruby Alamsyah menjelaskan terdapat tiga tahapan yang biasanya dilakukan pelaku pembobolan rekening.

Pertama, akan berupaya memperoleh data korban dengan cara melakukan phising melalui telepon, SMS, hingga mengirim link palsu.

Setelah itu, pelaku akan mengelabui operator telekomunikasi dengan mengajukan penggantian SIM calon korbannya.

Penggantian SIM ini digunakan untuk mengulik aplikasi mobile banking dengan me-reset kata sandi melalui OTP.

Dari kasus tersebut, Ruby menyarankan agar konsumen tidak sembarang mengklik link dari orang yang tidak dikenal.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Dokter Ungkap Takaran Pas Gunakan Pasta Gigi, Seringnya Kebanyakan!

Viral Dokter Ungkap Takaran Pas Gunakan Pasta Gigi, Seringnya Kebanyakan!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2020 | 14:09 WIB

Perhimpunan Dokter Gigi Tolak Permenkes Terawan dan Berita Populer Lainnya

Perhimpunan Dokter Gigi Tolak Permenkes Terawan dan Berita Populer Lainnya

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 19:57 WIB

Tolak Permenkes yang Dibuat Terawan, Ini Penjelasan Perhimpunan Dokter Gigi

Tolak Permenkes yang Dibuat Terawan, Ini Penjelasan Perhimpunan Dokter Gigi

Video | Minggu, 11 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Giliran Perhimpunan Dokter Gigi Tolak Permenkes yang Dibuat Menteri Terawan

Giliran Perhimpunan Dokter Gigi Tolak Permenkes yang Dibuat Menteri Terawan

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 16:27 WIB

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:49 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Pembobol Rekening Bank Senilai Rp 21 Miliar

Polisi Tangkap Sindikat Pembobol Rekening Bank Senilai Rp 21 Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 21:40 WIB

Terkini

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:43 WIB

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:48 WIB

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22 WIB

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

×