Anak Muda Sehat Siap-siap Tak Dapat Vaksin Covid-19 Hingga 2022

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:30 WIB
Anak Muda Sehat Siap-siap Tak Dapat Vaksin Covid-19 Hingga 2022
Soumya Swaminathan (Twitter/WHO)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa para anak muda dengan kondisi kesehatan yang baik mungkin tak akan mendapat vaksin Covid-19 sampai 2022.

Kondisi itu bisa terjadi karena vaksinasi akan lebih dulu difokuskan kepada orang tua dan kelompok yang lebih rentan terpapar.

Peringatan itu disampaikan kepala ilmuwan WHO, Dr. Soumya Swaminathan, sebagaimana dilaporkan CNBC, Kamis (15/10/2020).

“Orang cenderung berpikir bahwa pada tanggal 1 Januari atau 1 April, saya akan mendapatkan vaksin, dan kemudian semuanya akan kembali normal,” kata Swaminathan.

"Tidak akan berhasil seperti itu," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa dunia diharapkan akan memiliki setidaknya satu vaksin yang aman dan efektif pada tahun 2021, tetapi akan tersedia dalam jumlah terbatas.

Kelompok penasihat strategis yang terdiri dari para ahli imunisasi, atau SAGE, baru-baru ini menerbitkan pedoman untuk negara-negara tentang cara mempertimbangkan untuk memprioritaskan penerima vaksin.

Lebih dari 10 vaksin virus korona di seluruh dunia sedang dalam uji klinis tahap akhir, kata Swaminathan.

Karena itu SAGE disebutnya bakal merilis panduan tentang populasi apa yang cocok untuk setiap vaksin dan bagaimana mendistribusikannya.

“Kebanyakan orang setuju bahwa ini dimulai dengan petugas kesehatan dan petugas garis depan, tetapi bahkan kemudian Anda perlu menentukan siapa di antara mereka yang memiliki risiko tertinggi dan kemudian orang tua dan seterusnya,” kata Swaminathan.

“Akan ada banyak panduan yang keluar, tapi saya pikir rata-rata orang, orang muda yang sehat mungkin harus menunggu hingga 2022 untuk mendapatkan vaksin.”

Seperti WHO, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS sedang bersiap memprioritaskan komunitas berisiko untuk distribusi vaksin. Tetapi garis waktu AS kemungkinan akan terlihat sangat berbeda dari WHO.

AS telah secara independen mendapatkan ratusan juta dosis dari enam perusahaan dengan vaksin potensial yang sedang dikembangkan.

Pejabat tinggi kesehatan AS telah mengatakan bahwa AS dapat memiliki dosis yang cukup untuk memvaksinasi setiap orang Amerika pada musim semi 2021.

Pejabat tinggi WHO telah memperingatkan negara-negara agar tidak mengamankan dosis vaksin untuk warganya sendiri seperti yang telah dilakukan AS dan China, yang oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus disebut sebagai "nasionalisme vaksin".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Lakukan Pembelian Awal Kandidat Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca

Indonesia Lakukan Pembelian Awal Kandidat Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:03 WIB

Progres Vaksin Merah Putih Sudah 55 Persen, November Disuntik ke Hewan

Progres Vaksin Merah Putih Sudah 55 Persen, November Disuntik ke Hewan

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:14 WIB

Bima Arya Ungkap 3 Penerima Prioritas Vaksin Covid-19 di Kota Bogor

Bima Arya Ungkap 3 Penerima Prioritas Vaksin Covid-19 di Kota Bogor

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:25 WIB

Kabupaten Bogor Terbanyak Dapat Vaksin Covid-19, Begini Perhitungannya

Kabupaten Bogor Terbanyak Dapat Vaksin Covid-19, Begini Perhitungannya

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Kabupaten Bogor Bakal Dapat Vaksin Covid-19 Terbanyak di Indonesia

Kabupaten Bogor Bakal Dapat Vaksin Covid-19 Terbanyak di Indonesia

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2020 | 02:05 WIB

Terkini

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:05 WIB

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:04 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:46 WIB

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:44 WIB

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:38 WIB

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB