alexametrics

Jakarta Diguyur Hujan, Dalam Satu Jam 7 RT Terendam Banjir

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Jakarta Diguyur Hujan, Dalam Satu Jam 7 RT Terendam Banjir
Petugas damkar mengevakuasi korban banjir di Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, menggunakan perahu, Minggu (11/10/2020) dini hari. Banjir dilaporkan terjadi akibat hujan deras serta luapan sungai. (ANTARA/HO-Damkar Jaktim).

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanganan Bencana Daerah, Mohamad Insyaf mengatakan sampai pukul 17.00 WIB, sudah ada 7 RT yang terendam air.

Suara.com - Hujan deras mengguyur sejumlah kawasan di Jakarta sejak Jumat (16/10/2020) sore. Tak lama, sejumlah pemukiman di ibu kota langsung terendam banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanganan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta, Mohamad Insyaf mengatakan sampai pukul 17.00 WIB, sudah ada 7 RT yang terendam air.

"Total RT tergenang 7 RT atau 0,07 persen dari total," kata Insyaf kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Ia menyebut tujuh RT itu berada di dua wilayah kota administrasi, dan empat Kelurahan. Ketinggian muka air disebutnya berbeda-beda di tiap wilayah sekitar 10-70 sentimeter.

Baca Juga: Diguyur Hujan Sejak Sore, Empat Pintu Air di Jakarta Siaga Dua

Di Jakarta Barat, banjir terjadi di Kelurahan Srengseng, Sukabumi Utara dan Kebon Jeruk. Total ada empat RT yang kebanjiran di wilayah tersebut.

Sementara di Jakarta Selatan, banjir menggenang Kelurahan Bangka. Ada dua RT yang pemukimannya terendam air.

Selain itu, sampai pukul 17.00 WIB, belum dilaporkan adanya warga yang mengungsi. Pos pengungsian juga belum ada yang didirikan.

"Pos pengungsian jumlahnya tidak ada," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, hujan sudah terjadi sejak pukul 16.00 WIB dan mulai disertai angin kencang dan petir 30 menit setelahnya.

Baca Juga: Prediksi Cuaca BMKG, Jakarta Akan Diguyur Hujan dengan Intensitas Ringan

"Hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pukul 16.30 WIB," demikian keterangan BMKG.

Komentar