Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 23 Februari 2026 | 17:06 WIB
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
Menko PM A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menko PM Muhaimin Iskandar membahas pemutakhiran data PBI JKN di Kantor Pusat BPJS Kesehatan pada Senin (23/2/2026).
  • Pemutakhiran ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan mengalihkan masyarakat yang mampu menjadi peserta mandiri.
  • Mensos Saifullah Yusuf menyiapkan masa sosialisasi dua hingga tiga bulan selama proses verifikasi data peserta.

Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan pemutakhiran data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. Ia juga meminta masyarakat miskin tidak khawatir untuk tetap mengakses layanan kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin usai rapat optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui pemutakhiran data peserta PBI-JKN bersama Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta jajaran direksi BPJS Kesehatan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Senin (23/2/2026).

“Pemutakhiran data PBI-JKN ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menekankan, pembaruan data dilakukan agar penerima bantuan iuran benar-benar sesuai kriteria. Menurutnya, dinamika sosial-ekonomi yang cepat membuat pembaruan data perlu dilakukan secara berkala.

Cak Imin menyebut masyarakat miskin tidak perlu takut berobat. Ia memastikan proses pemutakhiran data tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hak masyarakat, melainkan untuk memperbaiki akurasi penerima bantuan.

Terkait penonaktifan peserta, Muhaimin menjelaskan langkah tersebut merupakan masa transisi bagi masyarakat yang telah dinilai mampu secara ekonomi agar bersiap menjadi peserta mandiri.

“Penonaktifan kepada penerima bantuan iuran adalah proses transisi. Bagi yang sudah mampu dan tidak berhak menerima PBI agar bersiap menjadi peserta mandiri,” ujarnya.

Ia juga memastikan pelayanan di fasilitas kesehatan dan rumah sakit tetap berjalan selama masa transisi. Pemerintah, kata dia, tengah memperkuat mekanisme pembiayaan agar tidak terjadi penolakan layanan terhadap peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan pemerintah sedang menyiapkan surat edaran atau keputusan bersama yang mengatur masa sosialisasi dua hingga tiga bulan sebelum perubahan status diberlakukan efektif.

baca juga

“Perubahan atau penonaktifan itu berlaku dua atau tiga bulan setelah ditetapkan. Sehingga ada masa sosialisasi dan kita bisa memberikan informasi kepada rumah sakit atau fasilitas kesehatan,” kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan, dari lebih 11 juta data yang dimutakhirkan, sekitar 106 ribu peserta telah otomatis aktif kembali. Sisanya masih dalam proses ground checking bersama BPS, pendamping sosial, dan pemerintah daerah selama dua bulan ke depan.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar penetapan apakah peserta tetap menerima PBI atau beralih menjadi peserta mandiri sesuai kondisi sosial-ekonominya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat

DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:29 WIB

Kepesertaan BPJS Mendesak! Pekerja Informal Jadi Fokus Utama Pemerintah

Kepesertaan BPJS Mendesak! Pekerja Informal Jadi Fokus Utama Pemerintah

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:28 WIB

Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng

Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:52 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

×