CEK FAKTA: Jokowi Keturunan Nabi Sulaiman As dan Bisa Bicara dengan Bebek?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 18 Oktober 2020 | 16:48 WIB
CEK FAKTA: Jokowi Keturunan Nabi Sulaiman As dan Bisa Bicara dengan Bebek?
Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) keturunan Nabi Sulaiman As. Bahkan, Jokowi bisa berbicara dengan bebek.

Klaim tersebut diungkap oleh akun Facebook bernama Prabu Wicaksono yang dibagikan ke grup Facebook bernama Muslim Cyber Opposite.

Akun tersebut mengunggah foto tangkapan layar artikel berita dari TogogNews.com dengan judul artikel 'Ngabalin: Jangan Macam-macam sama Pak Jokowi, Beliau Keturunan Nabi Sulaiman, Buktinya Bisa Bicara dengan Bebek'.

Dalam footo tangkapan layar tersebut, tertulis artikel dibuat pada 14 Oktober 2020.

Unggahan tersebut telah dibagikan sebanyak 19 kali dengan 29 komentar.

Benarkah klaim tersebut?

Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As (Turnbackhoax.id)
Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Dari penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (18/10/2020), klaim yang menyebut Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As adalah klaim yang salah.

Saat dilakukan pencarian di mesin pencarian Google menggunakan kata kunci 'togognews.com', tidak ditemukan laman situs tersebut.

Dalam artikel pemberitaan manapun juga tidak ditemukan pernyataan Ngabalin yang menyebut bahwa Jokowi merupakan keturunan Nabi Sulaiman As dan bisa berbicara dengan bebek.

Adapun foto yang dicantumkan dalam artikel tersebut yakni Ngabalin bersalaman dengan Jokowi adalah momen saat Ngabalin ditunjuk menjadi Staf Ahli di Kantor Staf Kepresidenan pada 2018 lalu.

Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As (Turnbackhoax.id)
Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As (Turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Jokowi keturunan Nabi Sulaiman As dan bisa berbicara dengan bebek adalah klaim yang keliru.

Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU Ciptaker, Jokowi Malu Peringkat Kompetitif Indonesia di Bawah Malaysia

UU Ciptaker, Jokowi Malu Peringkat Kompetitif Indonesia di Bawah Malaysia

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:12 WIB

UU Cipta Kerja Ditolak Rakyat, Moeldoko: Jokowi Tak Takut Ambil Risiko

UU Cipta Kerja Ditolak Rakyat, Moeldoko: Jokowi Tak Takut Ambil Risiko

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 18:23 WIB

Omnimbus Law, Ray Rangkuti: Rakyat Makin Kecewa ke Jokowi di Periode Kedua

Omnimbus Law, Ray Rangkuti: Rakyat Makin Kecewa ke Jokowi di Periode Kedua

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 15:11 WIB

Terkini

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB