Dituduh Aniaya Satpam, Buruh Wanita Kena PHK Ini Dipolisikan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:56 WIB
Dituduh Aniaya Satpam, Buruh Wanita Kena PHK Ini Dipolisikan
buruh dipolisikan dituduh aniaya satpam (Twitter/sherrrinn)

Suara.com - Seorang buruh CV Sandang Saritex Kota Bandung bernama Aan Aminah dilaporkan ke polisi usai terlibat dalam aksi dorong-dorongan buruh dan aparat keamanan. Wanita itu dituduh menganiaya satpam yang mendorongnya hingga melukai bagian dadanya.

Aksi dorong-dorongan tersebut terjadi di depan gedung CV Sandang Sari, Kota Bandung, Jawa Barat pada 22 Juni 2020.

Imbas dari insiden tersebut, Aminah dipolisikan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya sudah dijadikan tersangka dituduh menganiaya satpam. Padahal saya hanya membela diri karena saya kesakitan saat dorong-dorongan itu," kata Aminah kepada Suara.com, Senin (19/10/2020).

Aminah mengatakan, kala itu ia bersama 9 orang rekannya yang di-PHK dari perusahaan tersebut hendak datang memenuhi janji rapat bipartit dengan perusahaan.

Namun, setibanya di depan pabrik tersebut, Aminah yang di-PHK dengan tuduhan memprovokasi buruh lainnya usai mendapatkan gaji 35 persen selama pandemi Covid-19 itu dilarang masuk ke dalam pabrik.

buruh dipolisikan dituduh aniaya satpam (Twitter/sherrrinn)
buruh dipolisikan dituduh aniaya satpam (Twitter/sherrrinn)

Saat jam keluar pergantian shift, sebanyak tiga orang satpam dan dua anggota kepolisian langsung mendorong Aminah dan rekan-rekannya yang hendak masuk ke dalam pabrik.

Aparat keamanan itu mendorong Aminah agar tak bisa masuk ke pabrik disaat buruh lainnya keluar dari pabrik.

Saat insiden dorong-dorongan tersebut, salah seorang satpam mendorong tubuh Aminah dengan keras hingga tersudut ke tembok.

Tangan satpam itu mendorong kuat ke arah dada Aminah hingga ia merasa sesak napas dan kesakitan. Berulang kali, Aminah berteriak meminta tolong agar satpam tersebut melonggarkan dorongan namun tak digubris.

"Saya punya riwayat habis operasi di bagian payudara mengeluarkan benjolan, masih ada sisa benjolan yang belum dikeluarkan. Sakitnya luar biasa saat didorong bahkan kena sikut satpam itu," ungkap Aminah.

Aminah yang kesakitan langsung refleks menggigit pergelangan tangan satpam tersebut. Ia berharap agar satpam itu berhenti mendorongnya sehingga ia bisa kembali bernapas.

Namun, aksi Aminah tersebut tetap tak dihiraukan oleh si satpam. Hingga akhirnya seluruh buruh dari dalam pabrik keluar, satpam tersebut berhenti mendorong Aminah dan pergi ke dalam pabrik.

Sementara, Aminah hanya bisa terduduk menahan rasa sakit di bagian dadanya.

Aksi dorong-dorongan tersebut terekam dalam kamera. Ia memiliki bukti bahwa ia didorong paksa oleh satpam di perusahaannya ia bekerja.

Setelah beberapa pekan berlalu, Aminah justru mendapatkan surat panggilan kepolisian sebagai terlapor melakukan aksi penganiayaan terhadap satpam tersebut.

Bahkan kini status Aminah telah dinaikkan menjadi tersangka usai menjalani tiga kali pemeriksaan.

"Padahal itu saya refleks untuk menyelamatkan diri, saya punya riwayat operasi juga di dada tentu sakit didorong. Mereka yang memulai tindakan kekerasan kepada kami tapi justru kami yang dilaporkan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Bapak, Bobotoh Cantik Rela Basah-basahan demi Persib Bandung

Gara-gara Bapak, Bobotoh Cantik Rela Basah-basahan demi Persib Bandung

Jabar | Senin, 19 Oktober 2020 | 17:06 WIB

FMN: Pemuda Tak Punya Masa Depan jika Tak Berjuang Bersama Buruh

FMN: Pemuda Tak Punya Masa Depan jika Tak Berjuang Bersama Buruh

Jabar | Senin, 19 Oktober 2020 | 16:36 WIB

Pendemo UU Cipta Kerja Disebut Klaster Covid-19, KSPI: Ada yang Janggal

Pendemo UU Cipta Kerja Disebut Klaster Covid-19, KSPI: Ada yang Janggal

Jawa Tengah | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB