Arab Saudi Kembali Berdayakan Perempuan, Angkat Amal Yahya Jadi Dubes

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 18:54 WIB
Arab Saudi Kembali Berdayakan Perempuan,  Angkat Amal Yahya Jadi Dubes
Amal Yahya Al Moalmi (tengah) duta besar wanita kedua Arab Saudi untuk Norwegia.[Twitter]

Suara.com - Arab Saudi kembali mengangkat seorang wanita untuk menjadi duta besar yang membuat langkah besar untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan.

Menyadur Gulf News, Kamis (21/10/2020) Amal Yahya Al Moalmi Rabu mengambil sumpah jabatan sebagai duta besar Saudi untuk Norwegia.

Amal termasuk di antara sejumlah duta besar Arab Saudi yang baru saja ditunjuk dan dilantik oleh Raja Salman dalam sebuah upacara yang dilaksanakan secara online.

Memiliki karir selama sekitar 20 tahun, Amal sebelumnya menjabat sebagai asisten sekretaris jenderal Pusat Dialog Nasional King Abdulaziz dan direktur jenderal organisasi dan kerja sama internasional di Komisi Hak Asasi Manusia Arab Saudi.

Amal berhasil mendapat gelar sarjana bahasa Inggris dari Universitas Princess Noura Bint Abdul Rahman di Riyadh dan gelar pascasarjana dalam bidang komunikasi massa dan jurnalisme dari Universitas Denver di Amerika Serikat.

Pada Februari 2019, Putri Reema Bint Bandar menjadi duta besar wanita pertama Arab Saudi untuk Amerika Serikat yang diangkat oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Putri Reema adalah putri Pangeran Bandar bin Sultan, yang juga menjabat sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk AS dari tahun 1983 hingga 2005.

Pangeran Bandar sebelumnya adalah Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Arab Saudi dan ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Intelijen Umum Kepresidenan.

Langkah tersebut dipuji oleh banyak orang sebagai langkah besar bagi Kerajaan, termasuk Duta Besar Arab Saudi untuk Rusia, Dr Rayed Krimly.

"Dia adalah orang terbaik untuk mewakili aspirasi dan keaktifan visi muda kita di Washington," ujar Krimly mengatakan kepada Al Arabiya.

"Dia adalah cucu dari Pangeran Sultan dan Raja Faisal, dan ayahnya adalah Pangeran Bandar dan pamannya Pangeran Saud; seorang putri yang telah mengenal Washington sejak masa kecilnya, dan bekerja dengan penuh semangat dan aktif untuk melayani Raja dan negaranya." tambahnya.

Kakek Putri Reema, Pangeran Sultan bin Abdulaziz, menjabat sebagai menteri pertahanan Saudi dan merupakan Putra Mahkota Kerajaan sampai kematiannya pada tahun 2011.

Kakek dari pihak ibu Putri Reema adalah mantan Raja Saudi Faisal bin Abdulaziz, yang putranya adalah Pangeran Saud al-Faisal, mantan Menteri Urusan Luar Negeri Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tembok Roboh, Murid SD Tewas saat Cari Sinyal untuk Kelas Online

Tembok Roboh, Murid SD Tewas saat Cari Sinyal untuk Kelas Online

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 10:14 WIB

FPI Minta Pejabat Dubes RI Untuk Arab Saudi Diberhentikan, Kok Bisa?

FPI Minta Pejabat Dubes RI Untuk Arab Saudi Diberhentikan, Kok Bisa?

Banten | Rabu, 21 Oktober 2020 | 21:00 WIB

Pangeran Arab Saudi Nawaf bin Saad Meninggal Dunia

Pangeran Arab Saudi Nawaf bin Saad Meninggal Dunia

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:46 WIB

Terkini

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB