Viral Perjuangan Juru Parkir Berkebutuhan Khusus, Publik Terenyuh

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:49 WIB
Viral Perjuangan Juru Parkir Berkebutuhan Khusus, Publik Terenyuh
Viral Perjuangan Juru Parkir Berkebutuhan Khusus, Publik Terenyuh

Suara.com - Beredar di media sosial, video perjuangan seorang pria yang tetap semangat bekerja meskipun ada keterbatasan dalam fisiknya.

Di bawah terik sinar matahari, pria yang berprofesi sebagai tukang parkir ini terlihat ikhlas menjalankan pekerjaannya.

Video rekaman perjuangannya dibagikan oleh kreator TikTok @dinaragungpi pada Kamis (24/10/2020).

Dalam video yang beredar, terlihat seorang tukang parkir menggunakan kaos oblong dan masker hitam.

Tukang parkir tersebut mengarahkan arus kendaraan masuk keluar dengan tangan kanannya.

Viral Perjuangan Juru Parkir Berkebutuhan Khusus, Publik Terenyuh (TikTok/@dinaragungpi).
Viral Perjuangan Juru Parkir Berkebutuhan Khusus, Publik Terenyuh (TikTok/@dinaragungpi).

Keterbatasan fisik membuatnya harus menggunakan kedua tangan sebagai tumpuan berjalan. Tangannya terpaksa menahan panas aspal yang dibakar teriknya siang.

Berdasar informasi yang disampaikan oleh Dinar, tukang parkir berkebutuhan khusus tersebut bernama Agus Slamet.

Sudah dua tahun lamanya, Agus Slamet bekerja mengatur kendaraan di RM Gasasa Garang Asem Sari Rasa, Kudus, Jawa Tengah. Tepat di depan Gedung Jama'ah Haji Kudus (JHK).

Dalam unggahannya, Dinar mengaku kaget saat mulai mengeluarkan mobil. Pasalnya, ia tak menyangka juru parkirnya ternyata tunadaksa yang tidak memiliki kaki sama sekali.

"Asli kaget walaupun keterbatasan fisik beliau masih mau kerja cuy," tulis Danar dalam keterangan video.

Sosok Agus Slamet membuat Dinar kemudian belajar. Pasalnya, Agus Slamet selalu mengucap syukur dan terima kasih sembari mengatupkan kedua tangan saat menerima upah dari pelanggan.

Danar sendiri mengaku merasa malu. Sebab masih ada orang yang berjuang dengan getirnya kehidupan.

"Kelihatan dari matanya beliau tetap bersyukur," kata Dinar.

"Gue jadi malu cuy, suka ngeluh," imbuhnya.

Untuk diketahui, Agus Slamet ternyata memiliki dua orang anak yang masih mengenyam bangku pendidikan. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, panas matahari menjadi hal yang biasa baginya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Detik-detik Gus Nur Diamankan Polisi di Kediamannya

Viral Video Detik-detik Gus Nur Diamankan Polisi di Kediamannya

Kalbar | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:16 WIB

Viral Pembeli Minta Barang Dikirim 4 Tahun Lagi, Netizen: Nunggu Sarjana?

Viral Pembeli Minta Barang Dikirim 4 Tahun Lagi, Netizen: Nunggu Sarjana?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:44 WIB

Banjir Pujian, Pemuda Rela Bayarkan Biaya Bagasi Seorang Ibu yang Panik

Banjir Pujian, Pemuda Rela Bayarkan Biaya Bagasi Seorang Ibu yang Panik

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:25 WIB

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:21 WIB

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:17 WIB

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB