Konvoi Yahudi Pro-Trump Berujung Bentrok, Dilempari Telur dan Batu

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:40 WIB
Konvoi Yahudi Pro-Trump Berujung Bentrok, Dilempari Telur dan Batu
Seseorang berpartisipasi dalam pawai dan rapat umum untuk Presiden Donald Trump di 5th Avenue pada tanggal 25 Oktober 2020 di New York City. (AFP/David Dee Delgado)

Suara.com - Konvoi ratusan mobil kelompok Yahudi pendukung Donald Trump di New York pada Minggu (25/10/2020) berujung bentrok, diwarnai perkelahian, teriakan hinaan, serta lemparan batu dan telur.

Menyadur Times of Israel, rombongan mobil lengkap dengan bendera Amerika Serikat, spanduk Trump 2020, itu berjalan dari Coney Island menuju Trump Tower Manhattan, sebelum mengikuti aksi di taman Brooklyn.

Para peserta konvoi yang memutarkan lagu-lagu Yahudi di sepanjang jalan ini berupaya menggelar aksi pra-pemilihan untuk Trump, sekaligus unjuk rasa terhadap pembatasan virus corona di beberapa daerah padat Yahudi di New York.

Hingga saat rombongan konvoi melewati kawasan Times Square, sekelompok aktivis disebutkan mencoba menghalangi laju mobil, meneriakkan umpatan-umpatan kepada pendukung Trump. Beberapa pengemudi keluar dari kendaraan dan betrokan tak terhindarkan.

Dalam video yang beredar di Twitter, menunjukkan beberapa pengunjuk rasa melempari kendaraan dengan telur dan batu, merampas bendera, dan meneriakkan hinaan.

Video lain memperlihatkan beberapa orang terlibat perkelahian fisik, petugas polisi menagan seorang pria tak dikenal dan pengunjuk rasa berteriak, "lepaskan dia."

Sebuah rekaman juga menampilkan sekelompok orang melemparkan benda-benda dari jembatan layang Brooklyn ke kendaraan yang dihiasi slogan Trump.

Fox News melaporkan seorang aktivis anti-Trump menyemprotkan merica ke sebuah keluarga beranggota tujuh orang saat mereka dalam mobil.

Kepolisian New York mengatakan telah menahan tujuh orang sehubungan dengan baku hantam yang terjadi di Time Square, namun tak merinci lebuh lanjut siapakah yang menjadi terangka, apalah pendukung atau penentang Trump.

Unjuk rasa hari Minggu menyusul ketegangan berminggu-minggu di lingkungan Yahudi Ortodoks atas pembatasam virus corona.

Penasihat kampanye Trump, Boris Epshteyn dan ketua Suara Yahudi untuk Trump, mengorganisir rapat umum di Taman Laut Brooklyn pada akhir konvoi mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Twitter Heboh dengan Teori Konspirasi Melania Trump Palsu, Ada Apa?

Twitter Heboh dengan Teori Konspirasi Melania Trump Palsu, Ada Apa?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:36 WIB

Hacker Ini Klaim Berhasil Meretas Akun Twitter Pribadi Donald Trump

Hacker Ini Klaim Berhasil Meretas Akun Twitter Pribadi Donald Trump

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:09 WIB

Trump Sebut Biden Tak Efektif, Biden Sebut Trump Presiden Paling Rasis

Trump Sebut Biden Tak Efektif, Biden Sebut Trump Presiden Paling Rasis

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB