5 Kontroversi AWK Anggota DPD RI: Raja Majapahit hingga Boleh Seks Bebas

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 15:14 WIB
5 Kontroversi AWK Anggota DPD RI: Raja Majapahit hingga Boleh Seks Bebas
Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, dilaporkan ke aparat kepolisian oleh sejumlah kelompok masyarakat karena mengklaim diri sebagai raja dan membangun Kerajaan Majapahit cabang Bali, Selasa (21/1/2020). [Beritabali]

Suara.com - Anggota DPD RI Asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK belakangan menjadi sorotan lantaran mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Baru-baru ini, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK dihadapan siswa-siswi SMAN 2 Tabanan mengatakan 'seks bebas diperbolehkan asalkan menggunakan kondom atau alat kontrasepsi'.

Pernyataan itu membawanya dilaporkan ke Polda Bali oleh Perguruan Sandhi Murti atas dugaan penodaan simbol agama Hindu dan pernyataan 'seks bebas diperbolehkan asal memakai kondom'.

Ternyata, sosok I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK bukan baru kali ini saja membuat kontroversi. Ia beberapa kali tercatat melakukan perbuatan yang membuatnya menjadi pusat perhatian.

Berikut ini deretan kontroversi I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK yang dirangkum Suara.com.

Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, dilaporkan ke aparat kepolisian oleh sejumlah kelompok masyarakat karena mengklaim diri sebagai raja dan membangun Kerajaan Majapahit cabang Bali, Selasa (21/1/2020). [Beritabali]
Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, dilaporkan ke aparat kepolisian oleh sejumlah kelompok masyarakat karena mengklaim diri sebagai raja dan membangun Kerajaan Majapahit cabang Bali, Selasa (21/1/2020). [Beritabali]

1. Memprotes Karya Seniman Tanah Air

Pria bernama lengkap Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta ini sebelumnya pernah memprotes karya seniman tanah air.

Adapun karya seniman tanah air yang pernah diprotesnya antara lain novel Dewi Lestari, sampul album Iwan Fals, dan Film Shinta Obong garapan Sutradara Garin Nugroho.

Protes tersebut dilayangkan I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK lantaran dianggapnya melecehkan simbol agama hindu.

2. Mengaku Sebagai Raja Majapahit Cabang Bali

Anggota DPD RI ini sebelumnya ternyata pernah dipolisikan oleh tokoh adat masyarakat Bali.

Hal itu dipicu lantaran I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK mengaku sebagai raja Kerajaan Majapahit Cabang Bali dan telah mendirikan kerajaan di sana.

Kala itu, ia dituntut oleh berbagai komponen masyarakat seperti Lembaga Sandhi Murti, Pusat Koordinasi Hindu Indonesia, dan Forum Suraya Majapahit.

Pelaporan tersebut dilakukan karena ada unsur penipuan dan pembodohan masyarakat dengan adanya pengakuan sebagai raja dan kerajaan Majapahit Cabang Bali yang diduga fiktik.

Kendati begitu, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK membantahnya. Ia mengaku hanya mengeluarkan klaim keturunan Raja Badung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Seks Bebas? Ketahui Penyebab dan Dampak Buruknya

Apa itu Seks Bebas? Ketahui Penyebab dan Dampak Buruknya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 14:01 WIB

Profil Anggota DPD RI Asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK

Profil Anggota DPD RI Asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna alias AWK

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Soal Pelanggaran Prokes Covid-19, Rocky: Pemerintah Gagal Yakinkan Publik

Soal Pelanggaran Prokes Covid-19, Rocky: Pemerintah Gagal Yakinkan Publik

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB