Tuntutan Donald Trump untuk Hitung Ulang Suara Dianggap Sebagai Pelecehan

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 05 November 2020 | 10:18 WIB
Tuntutan Donald Trump untuk Hitung Ulang Suara Dianggap Sebagai Pelecehan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump . [Foto / AFP]

Suara.com - Tuntutan hitung ulang suara di Wisconsin oleh kubu Donald Trump yang disampaikan oleh Bill Stepien rupanya dianggap sebagai pelecehan.

Menurut Meagan Wolfe, kepala petugas pemilihan di Wisconsin menyatakan bahwa mereka akan mempertahankan prosedur pemilihan sesuai ketentuan.

"Tidak ada peluang untuk menghitung surat suara yang tidak melalui proses resmi yang sangat teliti untuk memastikan surat suara dikeluarkan dan dihitung dengan benar," ujarnya seperti dilansir dari Al Jazeera (5/11/2020).

"Menurut saya, ini adalah penghinaan pada para petugas lokal. Pemilihan kemarin sangat sukses dan persiapannya dilakukan selama bertahun-tahun sesuai ketentuan hukum."

Bukan yang pertama, di pilpres AS 2016 gugatan untuk hitung ulang suara secara penuh juga pernah diajukan di negara bagian tersebut.

Kandidat presiden pihak ketiga Jill Stein meminta penghitungan ulang penuh di negara bagian itu selama pemilihan terakhir tahun 2016. Proses itu akhirnya memastikan bahwa pemungutan suara awal akurat, dan itu tidak mengubah banyak hal secara berarti.

Pemilihan suara di Pilpres AS. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)
Pemilihan suara di Pilpres AS. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)

Undang-undang tersebut telah diubah sejak saat itu untuk melarang kandidat pihak ketiga meminta penghitungan ulang di negara bagian.

Tetapi undang-undang negara bagian Wisconsin masih mengizinkan kandidat tempat kedua untuk meminta penghitungan ulang jika ada perbedaan 1 persen atau kurang dalam hasil resmi.

Stephanie Soucek, ketua Partai Republik di Door County di Wisconsin timur, mengatakan bahwa Trump mengantisipasi penghitungan ulang menunjukkan bahwa presiden "tahu betapa pentingnya pemilihan ini".

“Saya pikir dia hanya ingin segera melakukannya. Kami akan melihat setelah semuanya resmi tentu saja bagaimana segala sesuatunya bergerak maju, "kata Soucek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Ribut, Potret Joe Biden di Umur 25 Tahun Sukses Curi Perhatian

Warganet Ribut, Potret Joe Biden di Umur 25 Tahun Sukses Curi Perhatian

Lifestyle | Kamis, 05 November 2020 | 09:31 WIB

Tanggapi Gugatan Donald Trump, Kubu Joe Biden Siapkan Tim Hukum

Tanggapi Gugatan Donald Trump, Kubu Joe Biden Siapkan Tim Hukum

News | Kamis, 05 November 2020 | 09:25 WIB

Trump Klaim Menang Pemilu AS, Harga Minyak Dunia Melesat

Trump Klaim Menang Pemilu AS, Harga Minyak Dunia Melesat

Bisnis | Kamis, 05 November 2020 | 08:19 WIB

Pilpres AS Memanas, Menhan Prabowo Ikut Jadi Bahan Ledekan

Pilpres AS Memanas, Menhan Prabowo Ikut Jadi Bahan Ledekan

News | Kamis, 05 November 2020 | 08:53 WIB

Terkini

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

News | Senin, 06 April 2026 | 16:06 WIB

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:59 WIB

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:58 WIB

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

News | Senin, 06 April 2026 | 15:47 WIB

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

News | Senin, 06 April 2026 | 15:40 WIB

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

News | Senin, 06 April 2026 | 15:30 WIB

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

News | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

News | Senin, 06 April 2026 | 15:23 WIB

Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan

Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan

News | Senin, 06 April 2026 | 15:18 WIB