Usai Laris Manis, Pria Ini Laporkan Blogger yang Promosi Kedainya ke Polisi

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 05 November 2020 | 22:06 WIB
Usai Laris Manis, Pria Ini Laporkan Blogger yang Promosi Kedainya ke Polisi
Baba Ka Dhaba, India (Foto: Ani, BBC)

Suara.com - Warga India tengah dihebohkan oleh pria pemilik salah satu kedai makanan yang tiba-tiba marah pada seorang blogger.

Alih-alih berterima kasih karena kedainya telah dipromosikan, pria pemilik kedai ini malah melaporkannya ke polisi.

Pria pemilik kedai itu adalah Kanta Prasad. Dia membuka kedai bernama Baba Ka Dhaba di Delhi, India.

Kisahnya bermula saat blogger bernama Gaurav Wasan mendatangi kedainya pada awal Oktober 2020 lalu.

Saat Wasan datang ke kedainya, Prasad diketahui sedang menangis tersedu-sedu. Sebab, kedainya kala itu sangat sepi akibat dipukul pandemi Covid-19.

Baba Ka Dhaba, India (Foto: Ani, BBC)
Baba Ka Dhaba, India (Foto: Ani, BBC)

Kesedihan Prasad membuat Wasan empati kepadanya. Sampai akhirnya Wasan memilih untuk mendokumentasikan Prasad lalu diunggahnya ke media sosial.

Dengan kata lain Wasan bermaksud untuk mempromosikan kedai milik Prasad tersebut.

Unggahan Wasan sontak mengundang reaksi berbagai kalangan masyarakat, termasuk diantaranya selebriti yang hatinya ikut terketuk saat melihat sosok ini.

Dilaporkan BBC, masyarakat India kemudian kompak menggalang dana untuk diberikan ke Prasad melalui perantara Wasan.

baca juga

Tidak hanya donasi, beberapa dari mereka langsung mendatangi kedai milik Prasad guna melarisi dagangannya.

Akan tetapi sikap Prasad tiba-tiba mengejutkan publik. Pasalnya, Prasad dikabarkan melaporkan Wasan ke polisi.

Pihak kepolisian sendiri sudah mengonfirmasi masuknya laporan dari Prasad. Akan tetapi, sejauh ini belum jelas tuduhan yang dilayangkan.

Prasad menuding Wasan telah menyalahgunakan sumbangan yang terkumpul atas nama dirinya.

Diberitakan Indian Ekspress, Prasad mengaku hanya menerima 200.000 Rupee atau setara dengan Rp 39,1 juta saja.

Menurutnya, angka itu sangat jauh lebih kecil dari apa yang seharusnya didapatkan.

Dengan kata lain Prasad menuntut agar hak miliknya dikembalikan oleh Wasan.

Di lain pihak, Wasan menegaskan bahwa dia sudah memberikan semua uang donasi. Tidak ada sedikit pun uang yang dipotong untuk dirinya sendiri.

Mengetahui hal itu, Wasan mengatakan tuduhan Prasad sangat tidak berdasar.

"Tuduhan itu sangat tidak berdasar," tegas Wasan.

Lebih lanjut, Wasan mengaku tidak menyangka akan mendapat respons besar-besaran saat hendak membantu Wasad.

Sejak video Wasan viral di media sosial, kedai milik Prasad kemudian tercatat dalam daftar makanan oleh raksasa pengantaran makanan India, Zomato.

Adanya pelaporan Wasan ke polisi oleh Prasad membuat publik murka. Sebab, mereka menilai niat baik Wasan ternyata berbuah buruk lantaran Prasad malah melaporkan tuduhan tak berdasarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Ribu Kasus Dalam Sehari, Total Kasus Covid-19 di India Tembus 8,3 Juta

50 Ribu Kasus Dalam Sehari, Total Kasus Covid-19 di India Tembus 8,3 Juta

Health | Kamis, 05 November 2020 | 18:51 WIB

Bikin Konten' OTW Kandang Buaya' di Kantor Polisi, Dua Perempuan Diciduk

Bikin Konten' OTW Kandang Buaya' di Kantor Polisi, Dua Perempuan Diciduk

News | Kamis, 05 November 2020 | 07:36 WIB

Viral Pria Berseragam Aparat Banting Kucing ke Parit, Panen Kecaman

Viral Pria Berseragam Aparat Banting Kucing ke Parit, Panen Kecaman

News | Kamis, 05 November 2020 | 07:27 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×