Tekan Kasus Aktif Covid-19, Indonesia Bisa Belajar dari Singapura

M. Reza Sulaiman, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 10 November 2020 | 23:35 WIB
Tekan Kasus Aktif Covid-19, Indonesia Bisa Belajar dari Singapura
Pesepeda melintas didepan mural Covid-19 di Terowongan Stasiun Cawang, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (28/9). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Wiku Adisasmito menyebut penanganan Covid-19 di Indonesia dibandingkan negara lain menunjukkan hal yang positif.

"Perkembangan kasus aktif covid 19 Indonesia jika dibandingkan dengan dunia dan beberapa negara lainnya, penanganan pandemi covid 19 di Indonesia terus menunjukkan hasil yang positif," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (10/11/2020).

Kata Wiku, jika dilihat dari kasus aktif Per 8 November 2020, kasus aktif Covid-19 Indonesia berada pada level 12,6 persen dan lebih rendah dibandingkan dengan kasus aktif dunia yang mencapai 27,6 persen.

Selain itu Wiku menuturkan dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti Malaysia, Myanmar di Asia Tenggara Prancis, Belgia, Jerman, Swiss di benua Eropa dan Amerika Serikat kasus aktif Indonesia juga lebih rendah

"Hal ini menunjukkan bahwa penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah on the track atau sesuai. Bahkan dengan rendahnya angka kasus aktif di Indonesia, kita juga berperan dalam menekan kasus aktif di tingkat Global," tutur Wiku.

Namun demikian, Wiku menuturkan capaian tersebut tak boleh membuat lengah. Karena itu perlu ditingkatkan kolaborasi antara pemerintah masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya dalam menekan kasus aktif.

Wiku mengatakan Indonesia bisa belajar dari negara lain yang bisa menekan kasus aktif seperti Thailand dan Singapura.

Kemudian masyarakat kata Wiku juga berkontribusi yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kita dapat belajar dari negara-negara lainnya yang telah mampu menekan kasus aktif seperti Thailand dan Singapura. masyarakat juga dapat berkontribusi dalam membantu upaya pemerintah menekan kasus positif ini dengan secara disiplin mematuhi protokol kesehatan dimanapun di setiap aktivitas yang dilakukan," tutur dia.

baca juga

Wiku kembali mengingatkan protokol kesehatan dapat melindungi diri dan orang-orang terdekat dari potensi penularan Covid-19.

"Indonesia adalah bangsa yang besar, Oleh karena itu bila kita berhasil menekan kasus aktif, maka kita telah berkontribusi dalam menekan kasus aktif di dunia. Disisi lain, apabila kita lengah, maka kita pun akan memberikan dampak yang buruk pada penanganan covid 19 di dunia," kata Wiku.

Lebih lanjut, Wiku membandingkan kasus meninggal di Indonesia dengan dunia dan beberapa negara lain.

Kata Wiku, jika memperhatikan perkembangan kasus meninggal di negara-negara lain, tampak peningkatan yang cukup signifikan dalam waktu yang singkat.

"Sementara Indonesia mampu mengendalikan laju kematiannya sehingga tidak ada sudden spike atau loncatan yang mendadak. Ini menunjukkkan kehati-hatian dan kewaspadaan yang tinggi, bukan hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh seluruh masyarakat di Indonesia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Media Singapura Sorot Semakin Panas Hubungan Prabowo dan Jokowi karena Gibran

Media Singapura Sorot Semakin Panas Hubungan Prabowo dan Jokowi karena Gibran

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:28 WIB

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulita, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulita, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:03 WIB

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:06 WIB

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 09:00 WIB

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 08:44 WIB

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2026 | 08:42 WIB

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

×