Sejarah Hari Brimob dan Perannya Merebut Kemerdekaan Indonesia dari Jepang

Dany Garjito | Suara.com

Sabtu, 14 November 2020 | 16:15 WIB
Sejarah Hari Brimob dan Perannya Merebut Kemerdekaan Indonesia dari Jepang
Personel Brimob Polda Sumut berjaga di depan Kantor KPU Medan, Jumat (4/9/2020) [Istimewa]

Suara.com - Tanggal 14 November ditetapkan sebagai Hari Brimob (Korps Brigade Mobile). Peringatan hari bersejarah ini sebelumnya telah melewati perjalanan panjang sejak tahun 1946. Brimob memiliki peran besar dalam memperjuangkan kemerdekaan hingga melawan pemberontak di awal terbentuknya Republik Indonesia. Berikut sejarah Hari Brimob dikutip dari korbrimob.polri.go.id. 

Sebelum ditetapkan dengan nama Brimob, Korps Brimob Polri mulanya adalah cikal bakal organisasi yang dibentuk oleh Jepang dan mengalami berbagai perubahan nama di antaranya Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Khusus), Polisi Istimewa, Mobrig (Mobile Brigade) dan Brimob (Brigade Mobile). 

Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Khusus)

Tahun 1943-1944 Brimob dibentuk dengan nama Tokubetsu Kaisatsu Tai (Polisi Khusus). Saat itu, pada 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang setelah 3,5 abad menjajah Indonesia. Kemudian kekuasaan pun berpindah tangan dari Belanda ke Jepang oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh dan Letnan Jenderal Pooten yang merupakan Panglima tertinggi angkatan perang Belanda di Indonesia. Sedangkan Jepang diwakili oleh Panglima Tentara ke-16, Letnan Jenderal Imamura.

Meski begitu, kegembiraan rakyat Indonesia yang setelah merasa dibebaskan oleh Jepang tidak berlangsung lama. Sebab, kebaikan, pendekatan, hingga kesuksesannya mengusir Belanda dari Indonesia ternyata hanyalah tipu daya dan kedok saja. Setelah 2 minggu di Indonesia, Jepang mulai memperlihatkan watak aslinya yakni bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia untuk program invasinya. 

Jepang pun mulai membentuk barisan tentara dan polisi di tahun 1943-194. Hingga akhirnya melahirkan Tokubetsu Keisatsu Tai pada April 1944. Dalam hal ini, Tokubetsu Keisatsu Tai berisikan para polisi muda yang didirikan di setiap karesidenan yang tersebar di seluruh Pulau Jawa, Madura, dan Sumatera. Berbeda dengan barisan militer lainnya, Tokubetsu Keisatsu Tai memiliki senjata yang lebih lengkap, memperoleh pendidikan militer, terlatih, disiplin, dan terorganisir. 

Merebut Kemerdekaan Indonesia dari Jepang

Selanjutnya, pada 17 Agustus 1945 Jepang mengaku kalah pada sekutu dan Indonesia pun memproklamasikan kemerdekaannya. Bersama masyarakat dan satuan militer lainnya, Tokubetsu Keisatsu Tai saling membantu merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian, seluruh satuan semimiliter dan militer di Indonesia dibubarkan. Namun, Tokubetsu Keisatsu Tai menjadi satu-satunya satuan polisi yang diperbolehkan memegang senjata. Hal inilah yang menempatkan anggota-anggota Tokubetsu Keisatsu Tai menjadi pelopor dalam awal perebutan senjata untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Senjata tersebut dibagikan kepada para mantan anggota semimiliter dan militer serta pejuang lainnya. 

Polisi Istimewa

Pada 21 Agustus 1945, Tokubetsu Keisatsu Tai berubah nama menjadi Polisi Istimewa yang menjadi cikal bakal berdirinya Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selanjutnya, Polisi Istimewa menyebarkan teks Proklamasi Indonesia ke masyarakat sebagai sosialisasi dan edukasi bahwa Indonesia telah merdeka. Kepemimpinan di Markas Polisi Istimewa kemudian berada di bawah kendali Inspektur Polisi Tingkat I Mohammad Jasin.

Mobile Brigade (Mobrig)

Setelah setahun lebih Polisi Istimewa memiliki andil dalam perebutan fasilitas militer, pada 14 November 1946, seluruh kesatuan Polisi Istimewa, Barisan Polisi Istimewa dan Pasukan Polisi Istimewa dilebur menjadi Mobile Brigade (Mobrig) atau sekarang terkenal dengan sebutan Brigade Mobile (Brimob) yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Brimob. 

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Helm Baja Menjadi Senjata: Saatnya Memulangkan Brimob ke Posnya

Ketika Helm Baja Menjadi Senjata: Saatnya Memulangkan Brimob ke Posnya

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:00 WIB

Anggota Damkar Depok Diteror Usai Video Sindir Oknum Brimob Viral

Anggota Damkar Depok Diteror Usai Video Sindir Oknum Brimob Viral

Video | Senin, 02 Maret 2026 | 13:00 WIB

GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual

GPPMI Dukung Penuh Langkah Kapolri Transparan Tangani Kasus Oknum Brimob Tual

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:00 WIB

Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual

Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:48 WIB

Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang

Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang

Your Say | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:50 WIB

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:54 WIB

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB

Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin

Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:08 WIB

Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?

Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:48 WIB

Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural

Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB