Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Tapi Kematian Pekan Ini Turun 8,9 Persen

Selasa, 17 November 2020 | 21:22 WIB
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Tapi Kematian Pekan Ini Turun 8,9 Persen
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengapresiasi peran pemerintah daerah (Pemda) yang telah berhasil menurunkan kasus kematian akibat Covid-19. Kasus kematian mengalami penurunan sebesar 8,9 persen pada pekan ini.

"Meskipun angka kasus positif mengalami peningkatan drastis pada pekan ini, namun kami apresiasi bahwa kita berhasil mengalami penurunan 8,9 persen pada penambahan kasus meninggal di pekan ini," ujar Adisasmito dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta (17/11/2020)

Wiku menuturkan, dari banyaknya kasus positif baru pada pekan ini, penanganan yang cepat dan tepat serta dilakukan sedini mungkin telah dilakukan dan diupayakan oleh Fasilitas Kesehatan terkait di wilayahnya masing-masing.

"Kami berterima kasih pada provinsi yang telah berupaya untuk menekan angka kematian sehingga dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kematian mingguan," tutur dia.

Tak hanya itu, Wiku menyebut dari lima besar provinsi dengan kenaikan kasus meninggal tertinggi di pekan lalu, seluruhnya telah berhasil keluar dari lima besar, kecuali Provinsi Jawa Tengah yang masih menjadi peringkat 1 kenaikan kematian tertinggi di pekan ini, dengan kenaikan kematian 38 kasus.

Kemudian Kalimantan Timur naik menjadi 13 kasus, Jambi naik 6 kasus, Kepulauan Riau naik 4 kasus dan Kepulauan Bangka Belitung naik menjadi 3 kasus.

Sementara persentase kasus meninggal tertinggi yakni Provinsi Jawa Timur yaitu 7,15 persen, Sumatera Selatan 5,37 persen, Nusa Tenggara Barat 5,2 persen, Bengkulu 4,49 persen dan Jawa Tengah 4,36 persen.

"Persentase ini cenderung terus menurun dari pekan pekan sebelumnya. Ini adalah perkembangan yang kita harapkan ke arah yang lebih baik," tutur Wiku.

Ia pun berpesan agar seluruh provinsi terus meningkatkan kualitas penanganan Covid-19.

Baca Juga: Sederet Pejabat dan Aparat yang Kena Imbas dari Acara Habib Rizieq

"Saya berpesan kepada seluruh provinsi terutama provinsi-provinsi dengan kenaikan kasus positif tertinggi pada pekan ini untuk betul-betul dapat tingkatkan kualitas penanganan covid 19," kata dia.

Wiku menuturkan, dengan tingginya penambahan angka kasus positif pada pekan ini, maka pemerintah setempat memiliki peluang untuk memperbaiki angka kematian dengan cara memastikan seluruh kasus positif baru ditangani dengan baik dan menjadi sembuh seluruhnya.

Utamanya kata Wiku pada pasien dengan gejala sedang dan berat serta pasien dengan komorbid.

"Jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mendongkrak angka kesembuhan dan menekan angka kematian," kata Wiku.

Selanjutnya Wiku memaparkan bahwa sudah 3 minggu berturut-turut kasus sembuh di Indonesia mengalami perlambatan.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah bahu membahu untuk meningkatkan angka kesembuhan di wilayahnya masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI