Video Habib Rizieq soal Penggal Kepala Penghina Ulama, Begini Lengkapnya

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 18 November 2020 | 15:16 WIB
Video Habib Rizieq soal Penggal Kepala Penghina Ulama, Begini Lengkapnya
Habib Rizieq bercerita soal Pemerintah Arab Saudi minta maaf kepadanya. (YouTube/Front Tv)

Suara.com - Publik kembali digegerkan oleh video ceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Video ceramah Habib Rizieq tersebut salah satunya dibagikan oleh Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie lewat akun Twitter miliknya, Rabu (18/11/2020).

Dalam video berdurasi 40 detik itu, Habib Rizieq meminta agar pihak kepolisian menindak tegas orang yang terlibat kasus penghinaan terhadap Ulama dan Nabi.

Habib Rizieq dalam ceramahnya pun menyinggung kassu pemenggalan seorang guru di Prancis bernama Samuel Paty pada Oktober 2020. Kepala Samuel Paty dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya.

Video tersebut sontak menyedot perhatian publik. Bahkan, sejumlah tokoh pun ikut menyoroti adanya ceramah Habib Rizieq ini. Salah satunya Putri Gus Dur, Alissa Wahid.

Ceramah Habib Rizieq tantang pemerintah. (Twitter/@JimlyAs)
Ceramah Habib Rizieq tantang pemerintah. (Twitter/@JimlyAs)

Perlu diketahui, ceramah Habib Rizieq sebagaimana dalam video yang beredar direkam saat momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Haromain, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur.

Disadur dari Hops.id -- Jaringan Suara.com, potongan video yang beredar itu merupakan bagian akhir atau penutup ceramah Habib Rizieq. Sementara itu, Habib Rizieq sendiri menyampaikan ceramahnya dengan durasi hampir satu jam.

Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menyinggung tentang berbagai riwayat penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Kendati begitu, tak seluruh penghina Nabi Muhammad SAW dibunuh.

Habib menceritakan berbagai kisah soal orang yang dibunuh lantaran dianggap menghina Nabi Muhammad SAW. Salah satunya riwayat sahabat Nabi, Klaid bin Walid, diutus oleh Khalifah Abu Bakar untuk menagih zakat ke Malik bin Nuwairah.

baca juga

Namun, Malik bin Nuwairah enggan membayar zakat sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan, dia sampai menyindir Nabi Muhammad dengan panggilan tak semestinya.

Menyadari jawaban tersebut, Khalid langsung emosi dan memenggal kepala Malik. Sahabat lain akhirnya mengadukan tindakan itu ke Abu Bakar.

Usai bertabayun, Abu Bakar tidak menghukum Khalid.

"Kalau aku dengar Khalid sebut nama Nabi Muhammad SAW dengan sebutan begitu, aku sendiri yang tebas lehernya," ungkap Habib Rizieq menirukan ucapan Abu Bakar.

Riwayat lainnya, digambarkan ada seorang sahabat nabi yang buta tetapi membunuh hamba sahaya perempuan yang setia kepadanya.

Usai Nabi Muhammad SAW menyanyakan kepada sahabat nabi itu, kenapa enggaku membunuhnya padahal dia setia kepadamu, tulus mengurus anak dan kebutuhan harianmu. Sahabt itu lalu menceritakan bahwa dia tidak tahan mendengar ocehan hamba sahaya yang tiap hari menggunjing dan menghina Nabi Muhammad SAW.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Ikut Berkaitan dengan Hajatan Rizieq, DPR: Coba Menag Gak Utus KUA

Dinilai Ikut Berkaitan dengan Hajatan Rizieq, DPR: Coba Menag Gak Utus KUA

News | Rabu, 18 November 2020 | 14:47 WIB

Sepekan di Markas FPI, Lurah Petamburan Kena Corona Gegara Hajatan Rizieq?

Sepekan di Markas FPI, Lurah Petamburan Kena Corona Gegara Hajatan Rizieq?

News | Rabu, 18 November 2020 | 14:35 WIB

Panutan! Ustaz Das'ad Latif Bubarkan Pengajian karena Takut Wabah Corona

Panutan! Ustaz Das'ad Latif Bubarkan Pengajian karena Takut Wabah Corona

Bali | Rabu, 18 November 2020 | 14:32 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×