alexametrics

Heboh Rumah Habib Rizieq Berubah Jadi 'Toko Obat Habib Rizieq Sihab'

Dany Garjito | Hadi Mulyono
Heboh Rumah Habib Rizieq Berubah Jadi 'Toko Obat Habib Rizieq Sihab'
Rumah Habib rizieq berubah jadi toko obat Habib Rizieq Sihab. (Twitter/@P3nj3l4j4h_id)

Ucapan Nikita Mirzani yang mengatakan habib adalah tukang obat merembet ke google maps.

Suara.com - Pulangnya Habib Rizieq Shihab dari tanah suci Mekkah setelah 3,5 tahun di sana memicu polemik di tanah air.

Sesaat setelah pentolan FPI itu sampai ke Indonesia, artis Nikita Mirzani membuat kehebohan dengan menyebut bahwa habib adalah tukang obat.

Tak tinggal diam, pendukung Habib Rizieq, salah satunya Ustaz Maaher, tersulut emosi hingga murka dengan Nikita Mirzani. Ustaz Maaher dalam sebuah videonya bahkan mengulitimatum Nikita serta menyebut artis tersebut sebagai seorang l*nte.

Kekinian, ucapan Nikita Mirzani yang mengatakan habib adalah tukang obat merembet ke google maps.

Baca Juga: Protes Ulah Rizieq, Relawan Satgas COVID Mau Undur Diri Massal Siang Ini?

Dalam penelusuran Suara.com, Kamis (19/11/2020), rumah Habib Rizieq yang terletak di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat berubah menjadi "Toko Obat Habib Rizieq Sihab."

Rumah Habib rizieq berubah jadi toko obat Habib Rizieq Sihab. (Tangkapan Layar Google Maps/Suara.com)
Rumah Habib rizieq berubah jadi toko obat Habib Rizieq Sihab. (Tangkapan Layar Google Maps/Suara.com)

Saat diketik di kolom pencarian google maps dengan kata kunci "Habib Rizieq", hasil pencariannya adalah "Toko Obat Habib Rizieq Sihab."

Foto dalam google maps itu memperlihatkan sebuah rumah berlantai tiga berwarna ungu.

Toko obat Habib Rizieq Sihab tersebut tampak berdekatan dengan Bantuan Hukum FPI serta Markaz Syariah Petamburan.

Munculnya alamat toko obat Habib Rizieq Sihab tersebut terungkap setelah pemilik akun Twitter @P3nj3l4j4h_id.

Baca Juga: Selain Wagub Riza, 3 Saksi Ini Juga Diperiksa soal Hajatan Habib Rizieq

"Siapa yang iseng ini woy," tulis @P3nj3l4j4h_id memberi keterangan tangkapan layar alamat rumah Habib Rizieq.

Komentar