Rekan Akui Antar Tommy Kasih Amplop hingga Temui Prasetijo di TNCC Polri

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Kamis, 19 November 2020 | 16:30 WIB
Rekan Akui Antar Tommy Kasih Amplop hingga Temui Prasetijo di TNCC Polri
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo (kiri) berbincang dengan tim penasehat hukum saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Supiadi, saksi yang dihadirkan Jaksa Kejaksaan Agung, mengaku pernah mengantar terdakwa Tommy Sumardi menyerahkan amplop dari sebuah rumah makan Merah Delima.

Setelah itu, kat saksi, Tommy melakukan pertemuan dengan Brigjen Prasetijo Utomo di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Polri.

Fakta itu diunggap Supiadi yang merupakan teman Tommy dalam sidang perkara red notice Djoko Tjandra di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020).

Jaksa awalnya menanyakan kepada Supiadi berapa kali menemani Tommy untuk mendatangi rumah makan Merah Delima dan menanyakan apa tujuannya.

"Pergi rumah makan Merah Delima tiga kali. Menemui seseorang," jawab Supiadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020).

Kemudian, Jaksa kembali mencecar Supiadi. Dalam pertemuan di rumah Makan Delima apakah Tommy melakukan pertemuan dengan seseorang yang dimaksud didalam rumah makan atau hanya berada di dalam mobil.

"Tetap dimobil. Saya tidak kenal (untuk bertemu), laki-laki naik motor pakai jaket," ungkap Supiadi.

Jaksa pun makin penasaran, meminta Supiadi menjelaskan proses kronologis pertemuan itu. Hingga akhirnya Tommy menyerahkan sebuah amplop.

"Setahu saya sampai Merah Delima kami berhenti awalnya itu nunggu dan datang orang laki. Waktu itu belum saling tahu, pak Tommy minta dim (tanda lampu). Laki-laki itu samperin mobil dan saya arahkan ke tempat pak Tommy duduk, setelah dibukakan kaca dan menyerahkan sebuah amplop cokelat," ujar Supriadi.

baca juga

Jaksa kembali menanyakan. Berarti, sebanyak tiga kali pertemuan dengan seseorang memakai motor itu dengan Tommy di rumah makan Merah Delima.

"Sama seperti itu," ucap Supiadi.

Dari rumah makan tersebut, Supriadi lalu mendampingi Tommy menuju Gedung TNCC Mabes Polri, 27 April 2020 lalu. Dia mengaku saat itu mengantar Tommy bertemu dengan seseorang di halaman parkir.

Jaksa pun menanyakan Supiadi siapa yang ditemui Tommy. Hingga, akhirnya Supiadi baru tahu jika orang yang ditemui rekannya itu adalah Brigjen Prasetijo Utomo.

"Awalnya tidak tahu setelah kejadian ini saya tahu itu pak Prasetijo dan bicara di dalam," ucap Supiadi.

Jaksa menanyakan kembali apa yang didengar Supiadi dalam komunikasi Tommy dengan Prasetijo saat itu.

"Yang saya pastikan dengan masalah dua ikat maksudnya apa enggak tahu," kata Supiadi.

Menurut Supiadi, Tommy dan Prasetijo pun juga langsung masuk ke dalam gedung TNCC.

"Setelah itu naik ke gedung TNCC," tutup Supiadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×