Viral Curhatan HRD, Hanya Butuh 6 Orang tapi Surat Lamaran Menggunung

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Jum'at, 20 November 2020 | 09:12 WIB
Viral Curhatan HRD, Hanya Butuh 6 Orang tapi Surat Lamaran Menggunung
Lamaran Pekerjaan yang menggunung. (Instagram/@trending_youtube_)

Suara.com - Mencari pekerjaan memang susah-susah gampang. Dibutuhkan berbagai persyaratan yang mendukung supaya perusahaan yang dituju bisa siap menerimanya.

Nah, di masa pandemi seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang terpaksa harus gulung tikar sehingga tidak sedikit kaum pekerja yang harus kena PHK.

Alhasil, ketika ada sebuah lowongan yang dibuka biasanya pelamar akan membeludak meski posisi yang ditawarkan sangat terbatas.

Seperti curhatan seorang Human Resource Development (HRD) yang baru-baru ini viral di media sosial.

Musabab, ia curhat dan mengaku galau gegara lamaran yang menggunung kendati perusahaan hanya membutuhkan enam orang karyawan saja.

Lamaran Pekerjaan yang menggunung. (Instagram/@trending_youtube_)
Lamaran Pekerjaan yang menggunung. (Instagram/@trending_youtube_)

Curhatan itu viral setelah diunggah di akun Instagram @trending_youtube_, Selasa (17/11/2020).

“Jujur pengen nangis rasanya. Bingung sebanyak ini yang ngelamar dan cuma harus pilih enam orang. Semua pasti berharap diterima,” tulis HRD yang membuat video.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, tumpukan amplop berwarna coklat berisi berkas lamaran kerja menggunung.

HRD itu pun merasa galau karena harus bisa menyortir enam dari ratusan atau bahkan ribuan yang melamar.

baca juga

"Semua rata-rata tulang punggung keluarga dan semua pasti yang sudah lebih dari sekali ngelamar kerja kesana kesini. Dulu saya seperti mereka dan saya yakin mereka bisa jauh lebih sukses dari saya nanti,” sambungnya.

Terlihat pula ratusan pelamar yang terekam dalam video itu tengah menjejali tempat kerja yang membuka lowongan.

Sontak, unggahan itu pun langsung mendapat sambutan dari ribuan warganet dan telah dilihat hingga 320 ribu kali.

"Gua udaah ngerasain ini, capek banget nganter kesana-sini sampek sekarang jugak belum ada panggilan mana sekarang kerjaan banyak aturan lagi . Rasakuu setiap ada loker kenapa selalu dicantumin yang tinggi? Trus nasib kami yang pendek ini gimana bambang, emang tenaga bergantung sama tinggi yaa? Apa-apa harus tinggi kami yang pendek ini nggak mau jugak terlahir pendek tapi gimana udah nasib samsul," kata warganet dengan akun @santi_****

"Gue juga udah ngelamar 20 x masukin gak dipanggil-panggil dan akhirnya malah punya usaha sendri. Selamat mencoba, karena rezeki bukan di perusahaan aja," timpal warganet lainnya @deesul***

Video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:53 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:07 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:45 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Membongkar Borok Kerja Kelompok yang Cuma Bikin Jinak Si Pemalas

Membongkar Borok Kerja Kelompok yang Cuma Bikin Jinak Si Pemalas

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×