Membaca Kritik JK Soal Kekosongan Kepemimpinan dan Munculnya Habib Rizieq

Siswanto

Senin, 23 November 2020 | 12:20 WIB
Membaca Kritik JK Soal Kekosongan Kepemimpinan dan Munculnya Habib Rizieq
(Mantan) Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan kejutan dari para aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Luar Negeri. (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai fenomena penyambutan kepulangan Habib Rizieq Shihab menunjukkan adanya "kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat luas.” 

Menanggapi polemik yang muncul setelah Jusuf Kalla berkata demikian, menurut analis kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies Jerry Massie sebenarnya yang terjadi di Indonesia bukan kekosongan kepemimpinan, tetapi, "barangkali kebijakan-kebijakan yang mulai melenceng dan pendelegasian wewenang yang kerap salah aplikasikan di oleh pembantu Jokowi."

Jerry mengatakan mengatur dan mengurus bangsa memang tak mudah, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan.

Jerry menyebut ada banyak kebijakan yang tumpang-tindih. "Plin-plan serta kurangnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.:

Menurut analisa Jerry, pernyataan Jusuf Kalla merupakan sindiran halus atas keadaan seperti itu.

"Barangkali ini pesan JK maka hadir HRS seakan ada harapan bagi kaum oposisi."

"Contoh jelas dimana job description terhadap wakil presiden yang tak terlihat. Mulai dari tupoksinya, tapi di lapangan justru didominasi oleh sejumlah pembantu Jokowi."

Jerry mengatakan narasi "kekosongan kepemimpinan" yang diucapkan Jusuf Kalla hanya sebuah bahasa "majas" bisa juga sebuah analogi politik yang disampaikan atau bahasa filosofis.

Akan tetapi menurut Jerry, jangan kemudian ada yang bersikap arogan. Habib Rizieq, menurut dia, perlu belajar dari pengalaman.

Jerry menambahkan kebebasan berpendapat dijamin UUD 1945, tapi jangan kebablasan berpendapat. "Itu bahaya."

"Untuk mencerdaskan umat itu justru baik apalagi reformasi akhlak. Antara perkataan dan perbuatan harus seimbang."

Sedangkan analis politik dari lembaga Indo Strategi Research and Consulting Arif Nurul Imam mengatakan, "membaca pernyataan Pak JK mengenai kekosongan kepemimpinan dan kehadiran HRS menjadi pendulum baru, bisa iya dan bisa tidak."

Yang pasti, menurut Arif, kehadiran Habib Rizieq akan menambah motivasi dan kepercayaan diri kekuatan politik yang merepresentasikan Islam, dimana Habib Rizieq merupakan aktor yang ada dispektrum itu.

"Kalau jadi pendulum baru, saya kira belum tentu, namun ketokohan HRS memang bisa menjadi vote better politik," kata Arif kepada Suara.com.

Dalam sejarah politik Indonesia, kata Arif, kekuatan politik yang merepresentasikan Islam terus menyusut atau minimal stagnan, bukan makin membesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB