Kerumunan Habib Rizieq Dapat Tes Swab Gratis, Warganet Naik Pitam!

Reza Gunadha, Hernawan

Senin, 23 November 2020 | 16:07 WIB
Kerumunan Habib Rizieq Dapat Tes Swab Gratis, Warganet Naik Pitam!
Ilustrasi- Polisi gelar rapid tes massal setelah klaster COVID-19 terjadi di acara Habib Rizieq Shihab di Petamburan. (Antara)

Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta agar semua orang yang hadir dalam acara Habib Rizieq untuk segera melakukan tes swab corona.

Bahkan, Doni Monardo dalam konferensi pers Senin (23/11/2020) mengatakan, pemeriksaan usap antigen bagi kerumunan Habib Rizieq di sejumlah tempat tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

Hal itu kontan membuat murka publik yang tak habis pikir dengan keputusan pemerintah memberikan layanan tes swab gratis untuk mereka.

Dipantau Suara.com dari media sosial Twitter, tak sedikit warganet yang memprotes kebijakan pengratisan tes swab untuk kerumunan Habib Rizieq. Publik naik pitam lantaran pemerintah dirasa terlalu tebang pilih dalam memberikan fasilitas kesehatan Covid-19.

Warganet Naik Pitam Kerumunan Habib Rizieq Swab Gratis (Twitter).
Warganet Naik Pitam Kerumunan Habib Rizieq Swab Gratis (Twitter).

Habib Rizieq dan kerumunan FPI dinilai publik telah mendapat keistimewaan dari pemerintah, seperti yang dikritik oleh akun Twitter @April*******.

Dia mengungkit bagaimana sikap pemerintah yang dahulu sempat membagikan 20.000 masker dan hand sanitizer untuk acara Habib Rizieq. Kini, publik dihadapkan pada kebijakan penggratisan tes swab gratis pula untuk kerumunan tersebut.

"Kemarin 20.000 masker + hand sanitizer. Sekarang tes swab gratis (harga di RS Rp900 ribu). Bagus habiskan bos uang negara, kita yang bayar pajak dipakai untuk urus para begundal. Hebat anda bapak-bapak satgas. Kalau perlu masakin mie kari ayam dan pulangnya dikasih uang saku," ujarnya.

Senada dengan April, pemilik akun @Lily******* pun mengaku kecewa dengan sikap pemerintah menggratiskan tes swab untuk Habib Rizieq dan FPI. Dia tidak habis pikir kenapa pemerintah justru memfasilitasi pihak-pihak yang secara sadar melanggar protokol kesehatan.

"Kita warga yang taat aturan mesti bayar buat rapid test, sementara oknum pelanggaran prokes malah dikasih gratis, dihimbau lagi. Keenakan mereka. Harusnya setelah dites, ada sanksi buat pelanggaran yang mereka lakukan dengan sadar," kata Lily.

baca juga

"Udah pas nikahan anaknya dibagiin masker gratis. Ini lagi dites swab gratis. Yang nyari masalah siapa, yang bayarin siapa. Mendingan Habib Rizieq suruh bayarin swab seluruh pengikutnya. I am done with this country," balas @rokta******.

Sementara itu, seorang warganet di balik akun @tsuro****** pun memiliki keserahan yang sama.

Dia hanya bisa berkata sabar lantaran nyesek membaca berita perihal gratisnya tes swab untuk Habib Rizieq dan kerumunannya.

"Buat yang selama ini patuh prokes dan harus tes karena ada teman/kolega/kerabat yang terpapar tapi ditolak puskesmas kemudian tes mandiri demi ketenangan jiwa) yang sabar ya. Pasti nyesek baca berita seperti ini," ungkapnya sembari mengutip artikel salah satu media online.

"Yang taat aturan bayar swab, yang taat agama gratis swab," tandas @rezky****** menyindir.

Lebih lanjut, seorang warganet di balik akun @agung******* juga naik pitam dengan pemerintah sembari mencurahkan pengalaman tak sedapnya saat repot mengurus tes swab mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulama Banten Tantang Penolak Kedatangan Habib Rizieq untuk Sumpah Muhabalah

Ulama Banten Tantang Penolak Kedatangan Habib Rizieq untuk Sumpah Muhabalah

Banten | Senin, 23 November 2020 | 15:46 WIB

Seruan Bubarkan FPI, Muhammadiyah Serahkan Tanggung Jawab ke Pemerintah

Seruan Bubarkan FPI, Muhammadiyah Serahkan Tanggung Jawab ke Pemerintah

Jogja | Senin, 23 November 2020 | 15:44 WIB

Rizieq Tolak Tes Swab Langgar Perda Covid, PDIP: Anies Jangan Tebang Pilih!

Rizieq Tolak Tes Swab Langgar Perda Covid, PDIP: Anies Jangan Tebang Pilih!

News | Senin, 23 November 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×