Refly Harun Sindir Istana Pakai 3 Poin Buku yang Dibaca Anies

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Selasa, 24 November 2020 | 11:48 WIB
Refly Harun Sindir Istana Pakai 3 Poin Buku yang Dibaca Anies
Refly Harun tentang Anies Baswedan baca buku. (YouTube/Refly UNCUT)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan semakin ramai dibicarakan setelah menyapa publik melalui akun Twitter miliknya @aniesbaswedan, Minggu (22/11/2020) pagi.

Anies menulis sebuah ucapan selamat menikmati Minggu pagi disertai dengan sebuah foto dirinya yang sedang membaca buku.

Buku yang dipegang Anies tersebut berjudul "How Democracies Die" atau "Bagaimana Demokrasi Mati".

"Selamat pagi semua. Selamat menikmati Minggu pagi," tulis Anies Baswedan melengkapi narasi foto yang diunggahnya.

Terkait dengan hal itu, ahli hukum tata negara Refly Harun ikut berkomentar di kanal YouTube terbarunya Refly UNCUT.

Refly Harun tentang Anies Baswedan baca buku. (YouTube/Refly UNCUT)
Refly Harun tentang Anies Baswedan baca buku. (YouTube/Refly UNCUT)

Refly mengulas foto Anies Baswedan tersebut khususnya tentang sinopsis dari buku "How Democracies Die."

Setidaknya ada tiga poin yang digaris bawahi Refly dari buku tersebut yang relevan dengan istana atau pemerintahan Joko Widodo.

Tiga poin yang bisa membunuh demokrasi tersebut antara lain sikap otoriter, disalahgunakannya kekuasaan pemerintah dan penindasan total atas oposisi.

"Presiden Jokowi bukan otoriter, tidak punya bakat untuk jadi otoriter. Tapi sistem yang dijalankan, banyak pihak yang mengatakan mengarah ke otoritarianisme."

baca juga

"Tidak ada dialog, tidak ada debat, tiba-tiba undang-undang disahkan begitu saja. Din Syamsudin menyebutnya diktator konstitusional," urai Refly dikutip Suara.com, Selasa (24/11/2020).

Dia selanjutnya menyebut banyak tanda-tanda disalahgunakannya kekuasaan oleh pemerintah saat ini.

"Banyak terjadi, misalnya dalam proses penegakan hukum," sambungnya.

Sementara di poin ketiga yakni penindasan total atas oposisi juga terjadi seperti penghadangan, persekusi, dan lain sebagainya.

"Saya merasa aneh, justru konstelasi otoritarianisme itu bukan dibangun di istana gubernur, dibangunnya di istana negara saat ini. Yang saya khawatirkan justru oligarki politik di sekitar istana itulah yang terus menerus memelihara kekuasaannya," ujar Refly lagi.

Refly lantas mempertanyakan kenapa banyak pihak tidak mau melihat kelemahan istana tapi hanya melihat Gubernur DKI Jakarta.

"Apa karena gubernur DKI dianggap representasi kanan mungkin ya. Padahal yang berkuasa kan presiden Jokowi dengan pembantu-pembantunya saat ini," ucapnya.

Video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya

Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:10 WIB

Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang

Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:20 WIB

Luffy cs Ramaikan Sekolah: Mengapa Karakter One Piece Jadi Favorit 'Ritual' Tahun Ajaran Baru

Luffy cs Ramaikan Sekolah: Mengapa Karakter One Piece Jadi Favorit 'Ritual' Tahun Ajaran Baru

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:34 WIB

Bahaya Oligarki dan Kekuasaan Tanpa Batas di Novel 1984 karya George Orwell

Bahaya Oligarki dan Kekuasaan Tanpa Batas di Novel 1984 karya George Orwell

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:00 WIB

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:37 WIB

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Novel "Trex": Ketika Implan Otak Menjadi Awal Sebuah Konspirasi

Novel "Trex": Ketika Implan Otak Menjadi Awal Sebuah Konspirasi

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:45 WIB

Mencinta Hingga Terluka: Mengelola Luka, Membebaskan Diri

Mencinta Hingga Terluka: Mengelola Luka, Membebaskan Diri

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:30 WIB

Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa

Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:33 WIB

Review Jujur The Prodigy: Saat Kejeniusan Berubah Menjadi Senjata Mematikan

Review Jujur The Prodigy: Saat Kejeniusan Berubah Menjadi Senjata Mematikan

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:32 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

×