Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 26 November 2020 | 09:14 WIB
Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia
Sebanyak 100 paus terdampar di Kepulauan Chatham.[Jemma Welch/Department of Conservation]

Suara.com - Ratusan paus pilot dan lumba-lumba terdampar di Kepulauan Chatham, sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik dan kebanyakan dari mereka berakhir mati.

Menyadur The Hill, Kamis (26/11/2020) Departemen Konservasi Selandia Baru mengumumkan pada hari Rabu bahwa 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar.

Sebanyak 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar, yang diberitahukan kepada staf departemen konservasi hingga Minggu sore.

Upaya penyelamatan terhambat oleh lokasi pulau yang sangat jauh, yang berjarak sekitar 497 mil (800km) di lepas pantai timur Selandia Baru.

Selain itu sempat terjadi pemadaman listrik yang membuatnya terputusnya akses komunikasi dengan sejumlah pihak di pulau tersebut.

"Hanya 26 paus yang masih hidup pada saat ini, sebagian besar dari mereka tampak sangat lemah, dan di-eutanasia karena kondisi laut yang ganas dan hampir pasti ada hiu putih besar di air yang dibawa masuk oleh makhluk seperti ini," kata penjaga keanekaragaman hayati Jemma Welch dalam sebuah pernyataan.

Dua paus kembali terdampar dan harus disuntik mati pada hari Senin ketika petugas melakukan kunjungan lanjutan ke pulau tersebut tersebut.

Perwakilan dari Pribumi Hokotehi Moriori Trust dan Ngti Mutunga o Wharekauri Iwi Trust bergabung dengan staf Departemen Konservasi pada hari Minggu menggelar doa untuk menghormati roh paus.

Paus pilot adalah salah satu spesies paus yang paling banyak di perairan Selandia Baru dan dapat tumbuh hingga sepanjang 20 kaki (6 meter).

Ikan besar yang tergolong mamalia tersebut hidup berkelompok lusinan, ratusan dan bahkan terkadang hingga ribuan.

Peristiwa terdampar massal di pulau-pulau terpencil seperti di Kepulauan Chatham memang tidak jarang terjadi. Pada tahun 1918 dilaporkan pernah terjadi peristiwa yang menyebabkan 1.000 ikan paus pilot mati.

Pada akhir September, lebih dari 450 paus pilot terdampar di lepas pantai barat Tasmania, kasus tersebut merupakan terburuk yang pernah ada di pulau Australia. Setidaknya sepertiga dari mereka mati selama upaya penyelamatan.

Kasus terdamparnya ratusan paus di Pulau Tasmania tersebut menarik perhatian pada fenomena alam yang menurut para ilmuwan tidak diketahui penyebabnya.

Pada tahun 1996, 320 paus pilot terdampar di pantai Australia Barat, yang kemudian dilaporkan sebagai terdampar massal terbesar di negara itu.

Sekitar 600 paus pilot terdampar di sekitar Selandia Baru sepanjang tahun 2017. Paus pilot adalah spesies lumba-lumba samudra yang tumbuh sepanjang 7 meter dan berat hingga 3 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Jebol Gawang Bali United, Pemain Australia Pensiun Muda Usai Dibully

Pernah Jebol Gawang Bali United, Pemain Australia Pensiun Muda Usai Dibully

Bola | Rabu, 25 November 2020 | 12:16 WIB

Seperti Surabaya, Pasangan Ini Rekam Momen Ikan Hiu Berhadapan dengan Buaya

Seperti Surabaya, Pasangan Ini Rekam Momen Ikan Hiu Berhadapan dengan Buaya

News | Rabu, 25 November 2020 | 12:27 WIB

Kisah Anak Muda Indonesia Bertahan di Australia Sebagai Pekerja Gandum

Kisah Anak Muda Indonesia Bertahan di Australia Sebagai Pekerja Gandum

News | Senin, 23 November 2020 | 16:14 WIB

Terkini

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:36 WIB

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:50 WIB

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB