Harapan Besar Novak Djokovic Australia Open Dihadiri Penonton

Rully Fauzi
Harapan Besar Novak Djokovic Australia Open Dihadiri Penonton
Petenis asal Serbia, Novak Djokovic. [AFP/Andrej Isakovic]

Australia Open direncakan bergulir Januari 2021 mendatang.

Suara.com - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic berharap Australian Open yang akan digelar Januari 2021 mendatang bisa dihadiri penonton meskipun ada aturan yang melarang kehadiran suporter di sejumlah venue karena pandemi COVID-19.

Sejak begulirnya kembali tur tenis di tengah pandemi virus Corona, seluruh turnamen olahraga terpaksa digelar tanpa penonton untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

“Saya dengar, 50 persen penonton dari total keseluruhan stadion akan hadir dan menyaksikan langsung jalannya Australian Open. Menurut saya, itu terlalu banyak, 10 persen saja sudah cukup bagi kami,” kata Djokovic seperti dimuat Antara.

“Menyenangkan sekali rasanya kalau bisa mendengar keriuhan, suara tepuk tangan dan teriakan semangat dari penonton saat sedang bertanding. Kami benar-benar merindukan itu,” ujar Djokovic.

Baca Juga: Terus Buktikan Ketajaman, Juventus Tegaskan Cristiano Ronaldo Not for Sale

Rod Laver Arena merupakan stadion terbesar di area Melbourne Park dengan kapasitas maksimum 15.000 penonton, kemudian diikuti Melbourne Arena (9.646 penonton) dan Margaret Court Arena (7.500 penonton).

Lebih lanjut, Djokovic yang merupakan pemegang delapan gelar juara Australian Open itu pun berharap tahun depan dia tidak lagi bermain di stadion kosong.

Meski demikian, dia tetap bersyukur karena tur tenis tetap berjalan meski di tengah pandemi COVID-19.

“Tenis musim ini memang aneh dan berbeda. Tapi saya tetap bersyukur musim ini terus berjalan walaupun di tengah-tengah sempat terhenti selama enam bulan,” ungkap Djokovic.

“Sejauh ini, kami masih bisa memainkan tiga dari empat Grand Slam dan juga ATP Finals, serta beberapa turnamen Masters 1000, yakni Cincinnati dan Rome,” tukas petenis Serbia berusia 33 tahun itu.

Baca Juga: Koeman Out Menggema Usai Barcelona Lakoni Start Terburuk Sejak 1991/1992

Komentar