Foto Syur Sineenat Selir Raja Thailand Bocor, Diduga sebagai Aksi Sabotase

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 26 November 2020 | 13:37 WIB
Foto Syur Sineenat Selir Raja Thailand Bocor, Diduga sebagai Aksi Sabotase
Selir Raja Thailand Sineenat Wongvajirapakdi yang dilucuti gelarnya pada Senin (21/10/2019). (AFP)

Suara.com - Ribuan foto-foto syur salah satu selir Raja Thailand yang mencuri perhatian dunia, Sineenat "Koi" Wongvajirapakdi, dilaporkan bocor ke publik.

Menyadur Euro News Weekly, Kamis (26/11/2020) Andrew MacGregor Marshall, seorang jurnalis yang berspesialisasi pada politik Thailand, pada Agustus 2020, mengaku bahwa ia menerima sebuah kartu penyimpanan yang berisi 1.450 foto sensual dari selir Sineenat.

Ribuan foto tersebut, Andrew menjelaskan, berasal dari tiga telepon pintar milik Sineenat. Sebagian besar foto tersebut memperlihatkan ia sedang swafoto secara eksplisit terlihat sensual.

Foto-foto sensual tersebut diduga akan dikirimkan ke Maha Raja Vajiralongkorn yang dikenal suka bersenang-senang bersama selir-selirnya.

Andrew mengungkapkan bahwa menerima foto tersebut pasca sang selir dibebaskan dari penjara di Bangkok setelah mendekam selama hampir sembilan bulan. Setelah bebas, gelarnya dipulihkan dan dia pergi ke Jerman untuk bergabung dengan Raja.

Dalam paket yang diterima Andrew, ia menjelaskan ada sebuah surat dan kartu yang menyatakan bahwa pengirim menemukan alamatnya dari seorang peretas Thailand yang menentang monarki, tetapi dia tidak percaya itu benar.

Andrew meyakini bahwa "perebutan kekuasaan" dalam Keluarga Kerajaan Thailand mungkin adalah alasan di balik bocornya foto-foto syur tersebut.

Kembalinya selir Sineenat ditentang keras oleh anggota keluarga kerajaan yang mendukung Ratu Suthida, kata wartawan itu.

Andrew menolak untuk mempublikasikan foto syur yang ia terima, agar tidak mengganggu privasi sang selir dan bahkan tidak berencana untuk mengungkapkan bahwa dia memilikinya.

Namun, sejumlah orang lain yang juga menerima foto syur tersebut membocorkannya sehingga membuat Andrew harus mengklarifikasi situasi yang dia yakini sebagai upaya sabotase.

Andrew MacGregor Marshall terkenal karena berbicara menentang Raja Thailand yang dinilai memiliki cara berkuasa yang lalim dan selera kemewahannya yang berlebihan.

Belum lama ini, Raja Thailand merayakan ulang tahun pernikahannya di Jerman, tempat di mana 20 selir diduga dibius terus-menerus untuk dipersembahkan kepada raja demi kesenangannya.

Menurut laporan di surat kabar Spanyol 20minutos, situasi tersebut diketahui oleh pemerintah Jerman, dan mereka sedang menunggu putusan pengadilan jika Raja terbukti bersalah maka akan mengusirnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda City Hatchback Tiba di Thailand, Indonesia Bakal Kebagian?

Honda City Hatchback Tiba di Thailand, Indonesia Bakal Kebagian?

Otomotif | Rabu, 25 November 2020 | 16:18 WIB

Cewek Thailand Ini Panen Durian, Caranya Bikin Warganet Salfok

Cewek Thailand Ini Panen Durian, Caranya Bikin Warganet Salfok

Tekno | Rabu, 25 November 2020 | 16:04 WIB

Ketahuan Nyolong Tebu, Bayi Gajah Ini Langsung Sembunyi di Balik Tiang

Ketahuan Nyolong Tebu, Bayi Gajah Ini Langsung Sembunyi di Balik Tiang

News | Rabu, 25 November 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB