Mendikbud : Kami Perjuangkan Hak Guru Honorer Jadi Pegawai Pemerintah

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 27 November 2020 | 19:06 WIB
Mendikbud : Kami Perjuangkan Hak Guru Honorer Jadi Pegawai Pemerintah
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2020 dipimpin Mendikbud, Nadiem Makarim. (Dok : Kemendikbud)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini berupaya memperjuangkan hak para guru honorer. Mereka yang berstatus non Pegawai Negeri Sipil (PNS), kini dapat kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kuotanya cukup besar, sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kami mohon doa bapak dan ibu guru agar semua langkah ini berjalan baik dan lancar,” katanya, ketika menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020, di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Nadiem mengatakan, rekruitmen dilakukan secara demokratis, dengan mengembangkan pendidikan, meningkatkan profesionalisme, dan meningkatkan kesejahteraan guru.

Pada peringatan HGN tersebut, Kemendikbud juga memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan. Adapun dari 937 pendaftar yang meng-upload video pada 30 Oktober - 9 November 2020, terdapat 40 orang yang mendapat penghargaan untuk kategori Inovatif dan Inspriratif di Masa Pandemi untuk jenjang Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Mereka terdiri dari 10 guru TK, 10 guru KB/TPA, 10 kepala TK, 10 pengelola KB/TPA.

Sedangkan pada jenjang pendidikan dasar, ada 40 orang yang mendapat penghargaan untuk kategori inovatif, diantaranya 10 guru jenjang SD-SMP, 10 kepala sekolah SD-SMP, 10 guru jenjang SD-SMP, dan 10 kepala sekolah SD-SMP.

Pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus (dikmen dan diksus), dari 781 guru dan kepala yang mengikuti seleksi berkas, naskah, dan presentasi terpilih 70 orang guru yang lolos. Mereka terdiri dari 35 guru SLB, SMA, SMK, dan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPPI) serta 35 Kepala Sekolah Sekolah Luar Biasa (SLB), SMA, dan SMK.

Menurut Nadiem, penghargaan ini diberikan sebagai upaya untuk menempatkan profesi guru pada tempatnya yang mulia dan terhormat. Mereka telah mempersembahkan pengorbanan yang besar dalam hal waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-muridnya.

“Terima kasih, telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia,” ujarnya.

Nadiem menambahkan, pandemi telah memberi momentum untuk memetik pelajaran berharga dalam mengakselerasi penataan ulang sistem pendidikan untuk melakukan lompatan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul untuk Indonesia maju.

Berdasarkan data The United Nations Educationals, Scientific and Cultural (UNESCO) mencatat, lebih dari 90 persen atau, di atas 1,3 miliar populasi siswa secara global harus belajar dari rumah untuk menjaga diri dan memutus rantai penularan Covid-19. Hal ini tak terkecuali, juga terjadi Indonesia.

Berbagai kebijakan dan program telah dibuat Kemendikbud di masa pandemi ini, yaitu;
1). Bantuan kuota internet ;
2). Fleksibilitas penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS);
3). Pengalokasian BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi Covid-19;
4). Bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan non PNS;
5). Kurikulum darurat;
6). Program Guru Belajar;
7). Laman Guru Berbagi;
8). Program Belajar dari Rumah TVRI;
9). Seri Webinar di masa pandemi, dan sebagainya.

“Semua kebijakan dan program ini, tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan, agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia,” ujar Nadiem.

Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2020. Teruslah bangkitkan semangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun

Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun

News | Jum'at, 27 November 2020 | 13:59 WIB

Kemendikbud Klaim Tak Ada Senioritas dalam Seleksi PPPK Guru Honorer 2021

Kemendikbud Klaim Tak Ada Senioritas dalam Seleksi PPPK Guru Honorer 2021

News | Jum'at, 27 November 2020 | 11:02 WIB

Kemendikbud Janji Seleksi PPPK Guru Honorer 2021 Tak Molor Seperti 2019

Kemendikbud Janji Seleksi PPPK Guru Honorer 2021 Tak Molor Seperti 2019

News | Jum'at, 27 November 2020 | 10:53 WIB

PGRI: 14 Ribu Guru Honorer di Kabupaten Tangerang Terdampak Pandemi

PGRI: 14 Ribu Guru Honorer di Kabupaten Tangerang Terdampak Pandemi

Banten | Kamis, 26 November 2020 | 08:29 WIB

Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud Penuh Haru pada Perjuangan Para Pengajar

Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud Penuh Haru pada Perjuangan Para Pengajar

News | Rabu, 25 November 2020 | 16:35 WIB

Edy Rahmayadi Bilang Kesejahteraan Guru Honorer Jadi Perhatian Pemprovsu

Edy Rahmayadi Bilang Kesejahteraan Guru Honorer Jadi Perhatian Pemprovsu

Sumut | Rabu, 25 November 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB