RS UMMI Dipolisikan, Rocky Gerung Sebut Wali Kota Bogor Lagi Main 'Drakor'

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 10:07 WIB
RS UMMI Dipolisikan, Rocky Gerung Sebut Wali Kota Bogor Lagi Main 'Drakor'
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Taman Ekspresi, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (24/11/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai Wali Kota Bogor Bima Arya sedang bermain drakor terkait hasil tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI, Bogor.

Drakor yang dimaksud oleh Rocky Gerung bukanlah singkatan dari drama korea. Melainkan 'drakor' yang diartikan sebagai drama Wali Kota Bogor.

"Saya sebut ini drakor atau drama Wali Kota Bogor,"  kata Rocky seperti dikutip Suara.com, Senin (30/11/2020).

Melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rocky mengatakan hasil tes swab yang dipertanyakan oleh Bima kepada pihak RS UMMI merupakan satu isu yang dipaksakan.

Sebab, setiap orang memiliki hak untuk melakukan tes swab Covid-19 dimanapun. Bahkan, tes swab juga bisa dilakukan di rumah dengan mendatangkan tenaga medis.

Hasil dari tes swab tersebut juga masuk dalam ranah pribadi. Termasuk keputusan Rizieq pulang dari RS UMMI secara diam-diam.

"Pulangnya Habib Rizieq secara diam-diam itu hak privasi, termasuk soal tes kesehatan merupakan privasi. Jika seperti itu, buntuti saja para pejabat lain yang tes kesehatan dinyatakan positif namun tak dipublikasi," ungkap Rocky.

Menurut Rocky, langkah Bima Arya memonitor tes kesehatan Rizieq di rumah sakit sudah melanggar batas privasi.

Sebab, kekinian juga banyak pejabat publik yang positif Covid-19 namun tak mempublikasikannya.

Bima Arya dinilai telah terseret dalam arus komunikasi Istana yang terus mencari kesalahan Rizieq.

Seharusnya, Bima bisa menentukan sendiri sikapnya sebagai seorang pejabat agar tak menuai kontroversi.

Rocky mengumpamakan sikap Bima Arya yang hendak mempolisikan RS UMMI terkait hasil tes kesehatan Rizieq seperti menembak nyamuk menggunakan senapan besar.

"Seharusnya Bima tak melakukan langkah yang bisa menimbulkan kontroversi, terlebih mau lapor ke polisi. Seakan menggunakan bedil besar hanya untuk menembak nyamuk," tutur Rocky.

Simak video selengkapnya di sini.

Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama dan Manajemen Rumah Sakit UMMI Kota Bogor ke Polresta Bogor Kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Bocah Alis Tebal Ini Ancam Pecahkan Kepala Orang Sentuh Habib Rizieq

Sadis! Bocah Alis Tebal Ini Ancam Pecahkan Kepala Orang Sentuh Habib Rizieq

Kalbar | Senin, 30 November 2020 | 08:42 WIB

Soal Tes Swab Ulang Rizieq, Munarman FPI: Bima Arya Arogan!

Soal Tes Swab Ulang Rizieq, Munarman FPI: Bima Arya Arogan!

Sumsel | Senin, 30 November 2020 | 08:17 WIB

Akhirnya Habib Rizieq Diperiksa Polisi, Selasa Besok

Akhirnya Habib Rizieq Diperiksa Polisi, Selasa Besok

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 07:33 WIB

Terkini

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB