Rekor 8 Ribu Kasus Corona Sehari, Epidemiolog: Tak Terdeteksi Masih Banyak

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:31 WIB
Rekor 8 Ribu Kasus Corona Sehari, Epidemiolog: Tak Terdeteksi Masih Banyak
Ilustrasi--Perawat pasien COVID-19 di Hotel Yasmin (dok pribadi)

Suara.com - Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiolog Indonesia (PAEI), Masdalina Pane menilai penambahan kasus positif corona Indonesia yang semakin banyak adalah fenomena gunung es pandemi COVID-19.

Masdalina mengatakan dengan kapasitas testing yang semakin meningkat memang berdampak pada angka kasus positif yang juga meningkat, sehingga dia meminta masyarakat tidak panik dan tetap patuhi protokol kesehatan.

"Jangan panik, menurut kami dugaan kita di awal kan ini iceberg fenomena, yang dilaporkan selama ini cuma sedikit saja, padahal di bawah sebenarnya banyak. Menurut kami gak apa-apa sebanyak-banyaknya kasus ditemukan, tetapi kasus ini harus diisolasi dan karantina," kata Masdalina saat dihubungi Suara.com, Jumat (4/12/2020).

Dia menyebut jika fenomena gunung es ini tak terpecahkan justru berbahaya sebab banyak orang yang tak terdeteksi positif berkeliaran di tengah masyarakat.

"Kalau kasusnya dikit kita justru ragu, memang sedikit atau seperti puncak gunung es, yang ketemu sedikit tapi di bawahnya banyak kasus tak terdeteksi," ucapnya.

Masdalina menjelaskan, kenaikan kasus yang terjadi dua pekan terakhir ini juga disebabkan berbagai faktor, yang paling menonjol dalam rekor 8 ribu kasus kemarin adalah keterlambatan pelaporan data dari daerah ke pusat.

"Hanya saja kemarin banyak kasus karena laporan yang berbeda dan tidak real time, jadi ada delay, bahkan Papua dari tanggal 19 November itu yang tidak boleh," jelasnya.

Diketahui, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia kembali mencatatkan rekor bertambah sebanyak 8.369 orang pada Kamis (3/12/2020), sehingga total kasus menjadi 557.877 orang.

Satgas Covid-19 mengumumkan bahwa telah terjadi keterlambatan data dari daerah ke pusat, kasus harian Papua meroket 1.755 orang positif (5,750 persen) dalam sehari karena dirapel dari 19 November - 3 Desember 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Pensiunan ke Jogja, 30 Guru dan Staf TU MAN 22 Jakbar Positif Corona

Lepas Pensiunan ke Jogja, 30 Guru dan Staf TU MAN 22 Jakbar Positif Corona

Jakarta | Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:01 WIB

Corona Kian Ganas, Jumat Ini RSD Wisma Atlet Rawat 3.280 Pasien Covid Baru

Corona Kian Ganas, Jumat Ini RSD Wisma Atlet Rawat 3.280 Pasien Covid Baru

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:47 WIB

Update Covid-19 di Dunia: Sederet Negara Ini Alami Rekor Kasus Harian

Update Covid-19 di Dunia: Sederet Negara Ini Alami Rekor Kasus Harian

Health | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Vaksin Oxford Sebabkan Efek Samping Neurologis, Ketahui Fakta-faktanya!

Vaksin Oxford Sebabkan Efek Samping Neurologis, Ketahui Fakta-faktanya!

Health | Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:36 WIB

Terkini

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:06 WIB

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:33 WIB

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:31 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

×