PBB Tetapkan Tanggal 27 Desember sebagai Hari Kesiapsiagaan Epidemi Dunia

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 08 Desember 2020 | 16:41 WIB
PBB Tetapkan Tanggal 27 Desember sebagai Hari Kesiapsiagaan Epidemi Dunia
Ilustrasi kantor PBB.(Shutterstock)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa setiap tanggal 27 Desember akan diperingati sebagai "Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional" karena Covid-19 telah merenggut lebih dari satu juta nyawa.

Menyadur Anadolu Agency, Selasa (8/12/2020) Majelis Umum PBB mengumumkan tanggal tersebut diperingati "untuk menyoroti pentingnya pencegahan, kesiapsiagaan dan kemitraan melawan pandemi," jelas PBB dalam sebuah pernyataan.

Penetapan tanggal tersebut dilakukan beberapa hari setelah ratusan pemimpin dunia ambil bagian mengikuti pertemuan online sebagai tanggapan terhadap Covid-19.

Para pemimpin dunia tersebut menuntut tindakan segera untuk menjamin pemerataan vaksin virus corona.

Duta Besar Vietnam untuk PBB Dang Dinh Quy mengatakan Covid19 bukanlah pandemi pertama, juga bukan yang terakhir.

"Pandemi itu membuat kami lengah, tetapi itu juga berfungsi sebagai seruan untuk meningkatkan kesiapan kami," kata Dang Dinh Quy.

Covid-19 muncul pertama kali di kota Wuhan, China, pada akhir tahun lalu dan menyebar secara global. Hingga kini sudah menginfeksi lebih dari 66 juta orang dan menewaskan sekitar 1,5 juta orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Covid-19 sebagai pandemi pada bulan Maret, sebuah keputusan yang dinilai oleh Amerika Serikat yang terlambat.

"Mengingat bahwa Majelis Umum sebelumnya telah menyatakan hari-hari internasional yang ditujukan untuk catur, yoga, dan toilet, tampaknya adil bahwa pandemi juga terjadi," kata direktur International Crisis Group UN Richard Gowan dikutip dari Reuters.

Gowan juga menjelaskan langkah simbolis tersebut sebagai upaya Majelis Umum untuk tampil relevan sebagai pendukung negara miskin.

"Banyak negara yang lebih kecil dan miskin khawatir bahwa mereka tidak akan memiliki bagian dalam keputusan nyata tentang vaksin atau pemulihan virus corona." jelas Richard Gowan.

PBB juga menekankan pentingnya kerjasama internasional dan multilateralisme dalam menangani pandemi Covid-19, terutama dalam hal vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, Kedubes Inggris dan PBB Bahas soal Korupsi di Indonesia via Webinar

Besok, Kedubes Inggris dan PBB Bahas soal Korupsi di Indonesia via Webinar

News | Senin, 07 Desember 2020 | 18:31 WIB

Jumlah Negara di Dunia dan Jumlah Penduduknya

Jumlah Negara di Dunia dan Jumlah Penduduknya

News | Senin, 07 Desember 2020 | 07:18 WIB

Peringatan! 2020 Jadi Tahun Terpanas Kedua dalam Sejarah

Peringatan! 2020 Jadi Tahun Terpanas Kedua dalam Sejarah

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB