Gerakan KawalCOVID19 Merasa Dicatut Tanpa Izin Oleh Pemerintah di BDF

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 10 Desember 2020 | 13:57 WIB
Gerakan KawalCOVID19 Merasa Dicatut Tanpa Izin Oleh Pemerintah di BDF
Gerakan sukarela warganet Indonesia, KawalCOVID19 merasa dicatut tanpa izin oleh Pemerintah dalam pidato Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 13th Bali Democracy Forum (BDF) di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/12/2020). (Ist)

Suara.com - Gerakan sukarela warganet Indonesia, KawalCOVID19 merasa dicatut tanpa izin oleh Pemerintah dalam pidato Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 13th Bali Democracy Forum (BDF) di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/12/2020).

KawalCOVID19 menegaskan bahwa gerakan ini adalah gerakan non-partisan yang tidak memiliki kerja sama apapun dengan pemerintah.

Mereka bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat sipil, media, para ahli dan pemerhati Covid-19 serta didukung relawan kreatif dan IT dalam pembuatan konten dan materi edukasi tentang Covid-19.

"Kami adalah nonpartisan dan tidak memiliki kemitraan apa pun dengan pemerintah maupun politisi. Independensi adalah hal paling berharga yang dapat kami tawarkan, baik kepada pembuat kebijakan maupun publik," tulis @KawalCOVID19.

Mereka menyayangkan Menteri Retno menggunakan logo KawalCOVID19 tanpa izin di dalam forum kerja sama tahunan negara-negara demokrasi di Asia tersebut.

"Apabila ada pihak-pihak yang ingin menggunakan logo dan nama kami dalam materi komunikasinya, mohon menghubungi Tim KawalCovid19 via jalur-jalur media sosial kami," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menjelaskan, logo tersebut hanya salah satu contoh partisipasi publik dalam penanganan pandemi corona yang diperbolehkan sebagai bentuk demokrasi oleh pemerintah.

"Mungkin yang perlu dicermati pada saat pidato Menlu tadi disampaikan bahwa di Indonesia terdapat ruang bagi LSM dan media untuk mengkritisi pemerintah, contoh yang diberikan ada beberapa. jadi tidak dikaitkan dengan satu kerja sama tertentu," kata Faizasyah saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (10/12/2020).

Dalam pidatonya sendiri, Retno menyampaikan bahwa partisipasi publik dalam demokrasi sangat berpengaruh dalam penanganan pandemi, hal itu diucapkannya di hadapan 25 duta besar dari negara yang menganut paham demokrasi.

baca juga

"Keterlibatan dengan semua pemangku kepentingan merupakan faktor kunci lain dalam membangun kepercayaan. Media dan lembaga sosial masyarakat (LSM) melakukan check and balance untuk langkah-langkah pemerintah dan kinerja respons pandemi," kata Retno.

"Masyarakat sipil kita yang kuat telah secara aktif terlibat dalam mengawasi pekerjaan pemerintah, termasuk melaksanakan inisiatif pengawasan Covid-19, atau dalam bahasa Indonesia kita sebut inisiatif KawalCOVID19, bersama kita lanjutkan transparansi dan keterlibatan masyarakat untuk memulihkan kepercayaan sosial dan memastikan demokrasi berjalan selama pandemi," sambung Retno sambil menampilkan logo KawalCOVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersiap Divaksin, 1,2 Juta Vaksin Buatan China Tiba di Indonesia

Bersiap Divaksin, 1,2 Juta Vaksin Buatan China Tiba di Indonesia

Sumsel | Senin, 07 Desember 2020 | 16:32 WIB

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Buatan China Tiba di Indonesia

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Buatan China Tiba di Indonesia

Riau | Senin, 07 Desember 2020 | 12:15 WIB

RI Berharap AS Jadi Mitra Penting dan Strategis di Kawasan Indo-Pasifik

RI Berharap AS Jadi Mitra Penting dan Strategis di Kawasan Indo-Pasifik

News | Sabtu, 14 November 2020 | 16:51 WIB

Soroti Kejahatan Lintas Batas, Menlu: Negara Tidak Bisa Mengatasi Sendirian

Soroti Kejahatan Lintas Batas, Menlu: Negara Tidak Bisa Mengatasi Sendirian

News | Sabtu, 14 November 2020 | 10:54 WIB

Habib Rizieq Pulang, Fadli Zon Usul Dubes RI untuk Arab Saudi Dicopot

Habib Rizieq Pulang, Fadli Zon Usul Dubes RI untuk Arab Saudi Dicopot

News | Rabu, 11 November 2020 | 08:36 WIB

Terkini

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×