Parlemen Bhutan Ketok Palu Rancangan UU yang Melegalkan Homoseksual

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:16 WIB
Parlemen Bhutan Ketok Palu Rancangan UU yang Melegalkan Homoseksual
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Parlemen Bhutan menyetujui pada hari Kamis (10/12) rancangan undang-undang (RUU) untuk melegalkan seks sesama jenis atau gay.

Menyadur The Straits Times, Jumat (11/12/2020) RUU tersebut membuat Bhutan menjadi negara Asia terbaru yang mengambil langkah-langkah untuk mengurangi pembatasan pada hubungan sesama jenis.

Pasal 213 dan 214 dari hukum pidana telah mengkriminalkan "seks tidak wajar", yang secara luas ditafsirkan sebagai homoseksualitas.

Ugyen Wangdi, wakil ketua panel bersama yang mempertimbangkan perubahan tersebut, mengatakan 63 dari total 69 anggota parlemen dari kedua majelis telah memilih untuk mengubah kode guna membatalkan ketentuan tersebut. Enam anggota tidak hadir.

"Homoseksualitas tidak akan dianggap sebagai seks yang tidak wajar sekarang," kata Wangdi kepada Reuters melalui telepon dari ibu kota Bhutan, Thimphu, tanpa memberikan rinciannya.

Rancangan undang-undang tersebut masih membutuhkan persetujuan dari Raja Bhutan untuk menjadi undang-undang sepenuhnya.

Aktivis hak asasi manusia Tashi Tsheten mengatakan dia sangat senang atas langkah parlemen tersebut dan menyebutnya sebagai kemenangan bagi komunitas LGBT+.

"Saya pikir RUU yang disahkan pada Hari Hak Asasi Manusia itu sendiri adalah hari yang penting bagi semua orang di Bhutan," ujar Tsheten selaku direktur LGBT+, Rainbow Bhutan.

"Saya yakin setiap orang yang membela komunitas LGBT+ di Bhutan akan merayakan hari ini karena ini adalah kemenangan kami." sambungnya.

baca juga

Keputusan negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha tersebut dilakukan setelah negara-negara Asia lainnya melonggarkan aturan untuk para LGBT+.

India sudah lebih dulu menghapus aturan yang dibuat pada masa kolonial tentang seks gay pada tahun 2018, yang memicu perayaan di seluruh negeri.

Di Nepal, pihak berwenang akan menghitung orang-orang LGBT+ untuk pertama kalinya dalam sensus nasional tahun depan untuk membantu mendapatkan akses yang lebih baik untuk layanan pendidikan dan kesehatan.

Bhutan terkenal dengan indeks "kebahagiaan nasional bruto" sebagai alternatif produk domestik bruto untuk menunjukkan kemajuan atau perkembangan ekonomi yang nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita 2 Pria Makan Ramen Bareng Dikira Gay, Pelayan Resto: Kalian Cocok!

Cerita 2 Pria Makan Ramen Bareng Dikira Gay, Pelayan Resto: Kalian Cocok!

Bali | Rabu, 09 Desember 2020 | 10:48 WIB

Makan Ramen Bareng Teman Sesama Pria, Lelaki Ini Curhat Langsung Dikira Gay

Makan Ramen Bareng Teman Sesama Pria, Lelaki Ini Curhat Langsung Dikira Gay

Lifestyle | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:12 WIB

Nikita Mirzani Bilang Ustaz Homo Mau Ditangkap Sebelum Ustaz Maaher Dibekuk

Nikita Mirzani Bilang Ustaz Homo Mau Ditangkap Sebelum Ustaz Maaher Dibekuk

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 13:31 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×