Dor! Polisi Habisi Pelaku Penembakan di Gereja Jelang Natal

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 13:51 WIB
Dor! Polisi Habisi Pelaku Penembakan di Gereja Jelang Natal
Ilustrasi penembakan di gereja jelang Natal. [Shutterstock]

Suara.com - Polisi Manhattan menembak mati seorang pelaku penembakan di gereja jelang Natal pada Minggu (13/12) sore. Menyadur NY Daily News, pelaku memakai masker dengan bendera Dominika di wajahnya.

Pria ini membawa dua buah pistol di masing-masing tangannya dan dari dalam tas pelaku ditemukan senjata, gas, perkakas, dan Alkitab.

"Di dalam tas ini ada kaleng bensin penuh, tali, kawat, pisau ganda, Alkitab dan selotip," kata Komisaris NYPD Dermot Shea pada wartawan. "Kurasa kita semua bisa menduga niat buruk dari hasil pencarian tas ini."

Pelaku mulai menembakkan pistol di tangga Morningside Heights Church di Amsterdam Ave. dan W. 112th St. sekitar pukul 15.55, tepat setelah paduan suara selesai menyanyikan lagu-lagu Natal.

Shea menjelaskan, pelaku berhasil ditangani oleh petugas yang bergabung dengan pihak keamanan rumah sakit terdekat. Mereka melumpuhkannya dengan tembakan yang mengenai kepala pelaku.

Ilustrasi seorang perempuan memegang pistol. [Shutterstock]
Ilustrasi penembakan di gereja jelang Natal. [Shutterstock]

Judy Romer, 60, pengunjung gereja mengatakan dia mendengar suara keras setelah pertunjukan berakhir. Ia mengira itu adalah bagian dari "grand finale konser" tapi kemudian banyak suara menyusul dan dia menyadari itu suara tembakan.

"Kemudian seseorang berteriak, 'Ada penembak di atas sana!' menunjuk di atas kerumunan. Kemudian saya menjadi gila, itu murni kepanikan karena saya menyadari hidup saya terancam," katanya.

"Penembak maniak itu memiliki dua senjata, satu di masing-masing tangan, dan berteriak, 'Silakan, tembak aku! Baiklah, bunuh aku sekarang!" katanya.

Secara keseluruhan, ketiga petugas tersebut melepaskan 15 tembakan pada pria yang belum dijelaskan identitasnya ini.

Jessica Mates, kepala staf Presiden Borough Gale Brewer adalah salah satu dari ratusan orang yang berkumpul di jalan untuk menghadiri konser. Dia dan seorang teman sedang menuju tangga ketika dia mendengar tembakan pertama.

Mereka berlari ke katedral untuk berlindung dan staf gereja menutup pintu kayu yang berat di belakang mereka, memberikan perlindungan kepada sekitar 30 atau 40 orang.

"Saya belum pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya," kata Mates.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto-foto Rekonstruksi Penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek

Foto-foto Rekonstruksi Penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek

Bekaci | Senin, 14 Desember 2020 | 13:12 WIB

Dirut Jasa Marga Blak-blakan soal Lokasi CCTV Penembakan Laskar FPI

Dirut Jasa Marga Blak-blakan soal Lokasi CCTV Penembakan Laskar FPI

Bisnis | Senin, 14 Desember 2020 | 13:02 WIB

Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Polisi Panggil Sekjen GNPF Ulama

News | Senin, 14 Desember 2020 | 13:01 WIB

Terkini

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:35 WIB

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:32 WIB

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:19 WIB

DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas

DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:19 WIB

Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!

Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:13 WIB

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:03 WIB