Petani Adopsi Anak Sapi, Bikin Pesta Besar dan Undang 500 Orang

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 21 Desember 2020 | 20:02 WIB
Petani Adopsi Anak Sapi, Bikin Pesta Besar dan Undang 500 Orang
Ilustrasi sapi (Unsplash)

Suara.com - Pasangan petani India bernama Vijaypal dan Rajeshwari mengundang 500 teman, kerabat dan tetangga untuk menghadiri upacara mundan bagi 'anak angkat' mereka, anak sapi yang diberi nama Laltu baba.

Menyadur India Today Senin (21/12), pasangan yang tinggal di Shahjahanpur, Uttar Pradesh ini sudah menikah selama 15 tahun tapi belum memiliki anak.

Pasangan yang sangat merindukan buah hati ini memutuskan untuk mengadopsi seekor anak sapi yang dianggap sebagai putra mereka sendiri.

Anak sapi yang diberi nama Laltu baba ini adalah keturunan sapi yang selama ini dirawat oleh ayah Vijaypal. Ayahnya sudah memelihara sapi ini seumur hidupnya, bahkan hingga menghembuskan nafas terakhir.

Rupanya tak lama setelah ayah Vijaypal meninggal, sapi peliharaannya juga mati meninggalkan anaknya yang masih kecil. Pasangan ini kemudian mengadopsinya.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi anak (Pexels)

Bahkan mereka mengadakan mundan (upacara mencukur) untuk anak sapi itu. Mundan adalah ritual yang dilakukan setelah ibu melahirkan seorang anak dalam rumah tangga Hindu.

Tamu undangan yang datang mengatakan mereka sangat senang dengan pasangan itu dan anaknya.

"Anak sapi telah melekat pada kami sejak lahir. Jika kita bisa mengadopsi sapi sebagai ibu, mengapa kita tidak bisa mengadopsi anak sapi sebagai anak," kata Vijaypal.

Pada September tahun lalu, pemerintah Uttar Pradesh mengumumkan 'Nirashrit / Besahara Govansh Sahbhagita Yojana'.

Sesuai skema ini, siapa pun yang mengadopsi sapi berhak mendapatkan Rs 30 per hari untuk biaya pemeliharaan.

Dalam hal ini, batas maksimal empat ekor sapi, sapi jantan dan anak sapi yang tersesat ditetapkan untuk penduduk di daerah semi-perkotaan dan pedesaan di Uttar Pradesh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parlemen Hongaria Setujui UU Baru, Pasangan Gay Tidak Boleh Adopsi Anak

Parlemen Hongaria Setujui UU Baru, Pasangan Gay Tidak Boleh Adopsi Anak

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 22:36 WIB

Arti Mimpi Adopsi Anak, Hadiah, Pencuri di Rumah dan Bertemu Teman Lama

Arti Mimpi Adopsi Anak, Hadiah, Pencuri di Rumah dan Bertemu Teman Lama

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Mensos Jelaskan Prosedur Adopsi Anak

Mensos Jelaskan Prosedur Adopsi Anak

News | Senin, 15 Juni 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB