Antartika Laporkan Virus Corona Pertama, Tak Ada Lagi Benua yang Aman

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2020 | 15:43 WIB
Antartika Laporkan Virus Corona Pertama, Tak Ada Lagi Benua yang Aman
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Setelah sekian lama dinyatakan bebas virus corona, Antartika akhirnya melaporkan virus pertama di benuanya pada Minggu (20/12). Menyadur CNN Rabu (23/12), kini tak ada lagi benua yang aman dari Covid-19.

Pangkalan penelitian Chile, Pangkalan Jenderal Bernardo O'Higgins Riquelme yang terletak di Semenanjung Trinity paling utara Antartika melaporkan 26 tentara dan 10 warga sipil positif Covid-19.

Wabah bermula dari tiga orang yang belakangan diketahui positif corona ketika mengantarkan logistik ke pangkalan itu pada 27 November dan 10 Desember.

Mereka diuji karena dua anggota militer dinyatakan positif setelah turun di pelabuhan Punta Arenas Chile pada 10 Desember. Semua 208 anggota kru menjalani tes virus corona Rabu lalu dan tiga kasus positif Covid-19 teridentifikasi.

Personel di pangkalan O'Higgins telah diisolasi dan dipantau secara ketat dengan dukungan dari Otoritas Kesehatan Magallanes dan Wilayah Antartika Chile.

Ilustrasi Kutub Selatan. [Shutterstock]
Ilustrasi antartika. [Shutterstock]

"Sejauh ini mencapai diagnosis yang menguntungkan dan tanpa komplikasi apa pun yang terkait dengan Covid-19 oleh staf kami," jelas pernyataan Tentara Chile.

Sargento Aldea sekarang berada dalam karantina preventif, kata pernyataan itu sembari menambahkan bahwa mereka memiliki komitmen tanpa syarat untuk menjaga kesehatan anggotanya.

Sebelumnya, Antratika menjadi sorotan karena gunung es terbesar di dunia diketahui pecah menjadi dua bagian, dengan bongkahan es seukuran Queens (280 km) dan Bronx (110 km).

Gunung es yang dijuluki A-68a itu, pertama kali terbelah dari lapisan es Larsen C Antartika pada 2017.

Bongkahan raksasa itu telah mengapung ke utara sejak saat itu dan memiliki tebing menjulang hingga 30 meter di atas permukaan laut. Misi Copernicus Sentinel-3 ESA menangkap A-68a menuju Georgia Selatan antara 29 November dan 17 Desember.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laboratorium New York Putuskan Meneliti Mutasi Virus Corona dari Inggris

Laboratorium New York Putuskan Meneliti Mutasi Virus Corona dari Inggris

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:28 WIB

Studi: Mutasi Virus Corona Covid-19 Lebih Memungkinkan Menyerang Anak

Studi: Mutasi Virus Corona Covid-19 Lebih Memungkinkan Menyerang Anak

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:18 WIB

Pasien Covid-19 Alami Penyakit Mata Langka yang Menyebabkan Kebutaan

Pasien Covid-19 Alami Penyakit Mata Langka yang Menyebabkan Kebutaan

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!

Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:05 WIB

Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik

Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:53 WIB

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB

Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!

Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:33 WIB

Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas

Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:30 WIB

Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan

Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:24 WIB

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta

Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:07 WIB