facebook

Indonesia akan Borong 50 Juta Vaksin Corona Buatan Pfizer dan AstraZeneca

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Indonesia akan Borong 50 Juta Vaksin Corona Buatan Pfizer dan AstraZeneca
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Co┼čkun)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kesepakatan akan selesai pada Januari 2021.

Suara.com - Indonesia sedang menyelesaikan kesepakatan untuk mendapatkan 50 juta dosis vaksin virus corona buatan Pfizer dan AstraZeneca.

Menyadur The Straits Times, Selasa (29/12/2020) Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kesepakatan dengan AstraZeneca akan diselesaikan sebelum akhir tahun.

Sementara kesepakatan dengan pihak Pfizer akan ditandatangani pada minggu pertama Januari tahun 2021.

Berbicara pada konferensi pers resmi pertamanya, Menkes mengatakan 1,3 juta petugas kesehatan garis depan menjadi prioritas yang akan mendapatkan vaksin tersebut.

Baca Juga: Pemilik Filler Bibir Harus Waspada, Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Bengkak

"Mereka adalah kelompok orang terpenting dalam pertempuran kami melawan pandemi," kata mantan wakil menteri BUMN tersebut.

AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Saat ini Indonesia mencatatkan hampir 720.000 kasus Covid-19 dan 21.500 kematian, menjadi salah satu yang tertinggi Asia.

Pekerja medis akan diikutsertakan dalam gelombang pertama vaksinasi yang akan dilakukan antara Januari dan April, bersama dengan pegawai negeri. Gelombang kedua akan mencakup mereka yang berada di area "zona merah" infeksi.

Sementara negara-negara lain telah memvaksinasi lansia terlebih dahulu, Indonesia baru akan memberikan suntikan ke lansia setelah petugas kesehatan dan pegawai negeri dan mereka yang berusia antara 18 dan 59.

Bambang Heriyanto, Sekretaris Perusahaan Produsen Obat Negara Bio Farma, mengatakan strategi tersebut akan memungkinkan Indonesia memiliki kekebalan kawanan (Herd Immunity).

Baca Juga: Menkes Budi: Butuh 426 Juta Dosis Vaksin Untuk Capai Herd Immunity Covid-19

"Jika kekebalan kawanan tercapai, siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun ke atas 59 tahun semoga bisa terlindungi juga," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar