Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 04 Januari 2021 | 09:31 WIB
Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden
Donald Trump (Alex Brandon/AP Photo)

Noah Bookbinder, direktur eksekutif Warga untuk Tanggung Jawab dan Etika di Washington, melangkah lebih jauh, menyerukan agar Trump dimakzulkan untuk kedua kalinya.

"Presiden Amerika Serikat telah tertangkap dalam rekaman yang mencoba mencurangi pemilihan presiden," kata Bookbinder.

"Ini adalah titik terendah dalam sejarah Amerika dan perilaku yang tidak dapat disangkal lagi. Itu tak terbantahkan dan menghancurkan." sambungnya.

Bookbinder menambahkan jika ia khawatir Trump akan semakin berani mengupayakan untuk secara salah dan ilegal mempertahankan kekuasaannya. "Kongres harus segera bertindak." tegas Bookbinder.

Ketua komite kehakiman DPR dari Partai Demokrat, Jerry Nadler, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Trump "sangat tidak layak untuk menjabat" dan "mungkin juga telah dikenakan tanggung jawab pidana tambahan".

Nancy Pelosi, Ketua DPR dari Partai Demokrat California terpilih untuk masa jabatan keempat, menguraikan strategi untuk sertifikasi pemilu dalam sebuah memo kepada rekan-rekannya.

"Selama bertahun-tahun, kami telah mengalami banyak tantangan di DPR, tetapi tidak ada situasi yang sesuai dengan kepresidenan Trump dan Trump tidak menghormati keinginan rakyat." tulisnya.

Chuck Schumer, pemimpin minoritas Senat, mengimbau kepada Ted Cruz, pemimpin Republik Texas yang menyerukan "audit darurat" pemilihan.

"Anda ingin menyelidiki penipuan pemilu? Mulailah dengan ini." cuit Chuck Shumer di media sosial Twitternya.

baca juga

Adam Kinzinger, anggota Kongres Partai Republik dari Illinois, berkicau: "Ini benar-benar mengerikan. Kepada setiap anggota Kongres yang mempertimbangkan untuk menolak hasil pemilu, Anda tidak dapat melakukannya dengan hati nurani yang bersih."

Di Twitter, Trump mengatakan Raffensperger "tidak mau, atau tidak dapat, untuk menjawab pertanyaan seperti penipuan 'surat suara di bawah meja', penghancuran surat suara, 'pemilih' di luar negara bagian, pemilih yang mati, dan banyak lagi. Dia tidak tahu!"

Raffensperger kemudian menjawab klaim Donald Trump tersebut dengan menuliskan: "Dengan hormat, Presiden Trump: Apa yang Anda katakan tidak benar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Desak China Bebaskan Seorang Dokter Muslim yang Dipenjara

Amerika Serikat Desak China Bebaskan Seorang Dokter Muslim yang Dipenjara

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 21:20 WIB

Petugas Lalai Simpan Vaksin Moderna, Sebuah Klinik Kehilangan 500 Dosis

Petugas Lalai Simpan Vaksin Moderna, Sebuah Klinik Kehilangan 500 Dosis

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:35 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×