Konflik di Perbatasan Niger Pecah, Memakan Korban Jiwa 70 Warga Sipil

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 04 Januari 2021 | 09:31 WIB
Konflik di Perbatasan Niger Pecah, Memakan Korban Jiwa 70 Warga Sipil
Ilustrasi agresi militer di negara konflik. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah korban tewas akibat konflik di perbatasan Niger yang menyerang desa-desa meningkat menjadi 70 orang hingga Minggu (3/1/2020).

Menyadur Al Jazeera, Minggu (3/1/2020) Alkache Alhada, Menteri Dalam Negeri Niger, mengatakan serangan itu terjadi pada Sabtu (2/1) di desa Tchombangou dan Zaroumdareye dekat perbatasan dengan Mali. Sedikitnya 20 orang juga terluka.

Serangan itu diyakini sebagai pembalasan atas pembunuhan dua pejuang sebelumnya oleh penduduk desa, Alhada menambahkan.

Menurut laporan Ahmed Idris dari Al Jazeera serangan itu terjadi di salah satu daerah paling keropos di perbatasan.

Para pejabat mengatakan mereka mencurigai para penyerang menyeberang ke Niger dari negara tetangga Mali. Daerah tersebut juga menjadi saksi kekerasan antarkomunitas.

"Pemerintah Niger saat ini sedang dalam perjalanan ke daerah perbatasan tersebut untuk menyelidiki apa yang terjadi," kata Idris.

Seorang wartawan lokal mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 50 orang tewas di Tchombangou, sementara Reuters, mengutip sumber keamanan, mengatakan sedikitnya 49 orang tewas dan 17 lainnya luka-luka di desa yang sama.

Sebanyak 30 orang lainnya tewas di Zaroumdareye, Reuters melaporkan dengan mengutip sumber keamanan daerah tersebut.

Konflik tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Niger mengumumkan hasil putaran pertama pemilihan presiden.

baca juga

Mantan Menteri Dalam Negeri Mohamed Bazoum dari Partai Nigeria untuk Demokrasi dan Sosialisme memimpin pemungutan suara dengan 39 persen suara. Dia sekarang akan menghadapi mantan Presiden Mahamane Ousmane, yang mengumpulkan 17 persen suara, dalam pemilihan ulang pada 20 Februari.

Daerah tempat serangan yang terjadi hari Sabtu (3/1) tersebut di Mangaize, terletak di Tillaberi, merupakan sebuah wilayah yang berbatasan dengan Mali dan Burkina Faso.

Sejak Januari tahun lalu, warga Tillaberi dilarang bepergian menggunakan sepeda motor sebagai upaya untuk mengatasi serangan oleh pemberontak.

Pejuang yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda dan kelompok bersenjata ISIL semakin meningkatkan serangan di wilayah Sahel Afrika Barat dalam beberapa tahun terakhir meskipun ada ribuan pasukan regional dan asing.

Kekerasan telah melanda Mali dan Burkina Faso yang paling parah, tetapi juga meluas ke Niger barat. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, setidaknya 4.000 orang di tiga negara tewas dalam kekerasan yang terkait dengan kelompok bersenjata pada 2019.

Pada 21 Desember, tujuh tentara Nigeria tewas dalam serangan di Tillaberi, sementara 34 penduduk desa dibantai di wilayah tenggara Diffa di perbatasan Nigeria bulan lalu.

Manu Lekunze, dosen di Universitas Aberdeen di Inggris Raya, menyebutkan "populasi yang terus bertambah, kemiskinan dan perubahan iklim" sebagai pendorong ketidakstabilan di wilayah Sahel.

"Kita perlu menerima fakta ini dan mulai berpikir tentang bagaimana negara-negara ini perlu direformasi secara fundamental untuk memenuhi tantangan yang mereka hadapi di abad ke-21," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Desa di Niger Kena Serang, 70 Warga Sipil Tewas

Dua Desa di Niger Kena Serang, 70 Warga Sipil Tewas

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 12:05 WIB

Kuburan Massal Ditemukan di Niger, Diduga Pembunuhan oleh Tentara

Kuburan Massal Ditemukan di Niger, Diduga Pembunuhan oleh Tentara

News | Minggu, 06 September 2020 | 14:17 WIB

Diserang Saat Liburan di Taman Safari di Niger, 6 Warga Prancis Tewas

Diserang Saat Liburan di Taman Safari di Niger, 6 Warga Prancis Tewas

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 10:44 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×