Jaminkan Sertifikat, Jokowi: Tolong Dihitung Hati-hati Bisa Kembalikan Ndak

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 05 Januari 2021 | 18:20 WIB
Jaminkan Sertifikat, Jokowi: Tolong Dihitung Hati-hati Bisa Kembalikan Ndak
Presiden Joko Widodo berdialog dengan penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Banjarsari, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyerahkan 584.407 sertifikat tanah kepada masyarakat di 273 kabupaten dan kota (26 provinsi), melalui konferensi dari Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/1/2021). Sertifikat ini boleh dipakai untuk jaminan peminjaman uang di bank untuk modal usaha.

"Dengan sertifikat ini bapak ibu semuanya bisa memakai untuk kolateral untuk jaminan ke bank, kalau ingin meminjam uang dari bank untuk usaha silakan," ujar Jokowi.

"Tapi sebelum meminjam ke bank, tolong dikalkulasi, tolong dihitung hati-hati bisa mengembalikan ndak, bisa mencicil ndak bisa mengangsur nggak. Karena kalau ndak justru sertifikat akan hilang, jadi hati-hati."

"Kalau sudah itungannya masuk keuntungan bisa mencicil, bisa mengangsur silakan ambil. Karena memang ini ada bisa dipakai atau jaminan ke perbankan atau lembaga-lembaga keuangan yang ada."

Tetapi Jokowi mengharapkan masyarakat menyimpan sertifikat tanah sebaik-baiknya dan tidak lupa membuat salinan agar jika hilang bisa dipakai untuk mengurus sertifikat yang baru.

Penyerahan sertifikat tanah merupakan komitmen pemerintah untuk mempercepat pensertifikatan tanah di seluruh Indonesia yang dicanangkan Jokowi. Target penerbitan sertifikat tanah tahun 2020 sebanyak 11 juta sertifikat, namun pandemi Covid-19 membuat hanya mencapai 6,8 juta sertifikat.

"Alhamdulillah masih 6,8 juta. Biasanya yang dulu-dulu, setahun hanya 500.000. Sekarang sudah 12 kali lipat," ucap dia.

"Memang target yang saya berikan selalu target yang tinggi. Memang target yang saya berikan memang banyak. Orang menyampaikan, ah enggak mungkin pak, masa bisa 11 juta. Saya yakin kalau keadaannya normal bisa, karena yang sebelum-sebelumnya target 5 juta bisa lebih 6 juta, 7 juta, bahkan bisa lebih 8 juta," tutur Jokowi.

Jokowi berkomitmen untuk menyelesaikan sertifikat tanah rakyat. Sertifikat tanah di Indonesia harus 126 juta sertifikat tanah yang dipegang masyarakat. Tetapi pada tahun 2015, baru 46 juta sertifikat. Artinya, masih ada 80 juta sertifikat yang belum dipegang masyarakat.

baca juga

"Kalau setahun hanya 500.000 (penerbitan sertifikat) berarti bapak-ibu harus nunggu 160 tahun? Kalau ada yang mau silakan tunjuk jari. Ndak akan ada yang mau, pengennya pasti sertifikat ini cepat dipegang. Karena ini adalah kepastian hukum, hak atas tanah yang kita miliki," kata Jokowi.

Jokowi memastikan produksi sertifikat ditingkatkan, tidak hanya 500.000 sertifikat per tahun. Jokowi sudah meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendukung program ini. 

Badan Pertanahan Nasional pada tahun 2017 sudah mampu menerbitkan 5,4 juta sertifikat tanah, melampui target lima juta sertifikat, pada 2018 menerbitkan 9,3 juta dokumen, tahun 2019 sebanyak 9 juta dokumen, dan 2020 menurun karena pandemi Covid-19 (6,8 juta sertifikat tanah).

"Target yang saya berikan selalu terlampui. Saya menyampaikan kepada pak menteri, coba dihitung seluruhnya, karena ini akan selesai kapan, sehingga masyarakat kita itu merasa memiliki tanah, tanah air dengan pegang sertifikat ini. Jawaban pak menteri tahun 2025," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×